Breaking News:

Thailand Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Lawan Varian Delta, Ilmuan: Kami Tidak Bisa Menunggu

Thailand tengah menghadapi lonjakan kasus infeksi Covid-19. Negara ini melaporkan rekor tertinggi 9.418 kasus harian dan 91 korban meninggal baru

Editor: Ardhina Trisila Sakti
freepik.com
Ilustrasi vaksin. Ramai Vaksin Booster, WHO Beri Peringatan, Tidak Mencampur dan Mencocokan Vaksin Satu dan Lainnya 

Thailand Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Lawan Varian Delta, Ilmuan: Kami Tidak Bisa Menunggu

BANGKAPOS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pemerintah Thailand yang akan mencampur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca dalam program vaksinasi nasional mereka.

Namun Thailand ngotot untuk tetap mencampur Sinovac dan AstraZeneca agar diharapkan mendapat efek cepat dalam enam pekan.

Pertimbangan itu diambil karena negara Asia Tenggara tersebut menghadapi lonjakan kasus yang disebabkan varian Delta.

Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan seperti diberitakan AFP Selasa (13/7/2021) menyebut ide itu berbahaya.

"Kami berada di ujung zona bebas data, bebas bukti dan hampir berada di momen 'campur dan cocokkan'," kritik Soumya.

Baca juga: Zodiak 14 Juli 2021: Aries Memikat Banyak Orang, Sagitarius Jangan Congkak

Baca juga: Update Covid-19 di Bangka Belitung: Jumlah Kasus Positif 516, Dua Nakes Meninggal Terpapar Corona

Namun Virolog senior Thailand Yong Poovorawan mengatakan mencampur Sinovac, yang dibuat dari virus tak aktif, dengan vaksin berbasis vektor seperti AstraZeneca dimungkinkan.

"Kami tidak bisa menunggu sampai 12 pekan untuk mendapatkan efek cepat di tengah kasus yang makin meningkat," papar Yong.

Dr Yong melanjutkan, jika ada vaksin yang dikembangkan dengan lebih manjur melawan varian Delta, maka mereka bakal menggunakannya.

Saat ini, Thailand sudah melaporkan 353,700 kasus Covid-19 dengan 2.847 korban meninggal. Mayoritas terdeteksi sejak April.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved