Breaking News:

Ini Tanaman Obat yang Bisa Bantu Menjaga Imun di Masa Pandemi Covid-19

Kandungan jahe merah, khususnya gingerol dan shogaol, merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas efek immunomodulator

Editor: suhendri
bangkapos.com/Sela Agustika
Jahe Merah 

Sementara itu, jika ingin mengolahnya menjadi jamu beras kencur, kita bisa mengolahnya bersama gula jawa, air, beras putih, jahe, hingga gula pasir.

Baca juga: 15 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik untuk Menghindari Kondisi Lebih Parah

4. Temulawak

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) digunakan untuk berbagai tujuan, seperti rempah, bumbu masakan, bahan baku obat dan farmasi, bahan baku obat herbal, dan lainnya.

Tanaman obat ini memiliki beragam kandungan nutrisi, seperti zat tepung, kurkumin, minyak asiri, phleandren, protein, kamfer, serat, glukosida, antioksidan, turmerol, borneol, kalsium, zat besi, potasium, sodium, dan lainnya.

Kandungan tersebut membuat temulawak memberikan banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Manfaat temulawak antara lain memperlancar proses pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, antibakteri dan anti jamur, mencegah kanker, mengatasi peradangan, menurunkan kolesterol, meningkatkan stamina, mengatasi masuk angin, hingga membantu mengeluarkan racun dalam tubuh.

Salah satu cara mengolah temulawak adalah menjadikannya minuman segar.

Mengutip laman Kementerian Pertanian, kita bisa membuat minuman temulawak dengan mencampurkannya bersama cengkeh, jeruk nipis, daun pandan, serai, air, serta garam dan gula pasir secukupnya.

Baca juga: Hati-hati, 8 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Kesehatan Usus

5. Serai

Serai tak hanya memberi cita rasa pada masakan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Mengutip pemberitaan Kompas.com (23/6/2020), serai dapat dimanfaatkan dalam pembuatan vitamin A dan minyak esensial.

Manfaat serai juga bisa didapatkan dengan mengonsumsinya dalam bentuk minuman.

Serai mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A dan C, folat, dan niasin.

Meski kandungan vitaminnya relatif kecil, namun serai juga mengandung berbagai mineral dan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, seperti kalsium, kalium, mangan, magnesium, hingga zat besi.

Manfaat serai di antaranya untuk mengobati penyakit seperti hipertensi, sakit perut, rematik, kelelahan, batuk, hingga demam.

Serai dapat diolah bersama bahan lainnya, misalnya dengan jahe merah untuk membuat wedang jahe merah.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Asam Lambung Perlu Diwaspadai

6. Kunyit

Kunyit (Curcuma domestica) dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni kunyit kuning/merah, kunyit hitam, dan kunyit putih.

Setiap jenis kunyit memiliki khasiat dan manfaat yang berbeda-beda.

Manfaat kunyit putih, misalnya, salah satunya adalah untuk membantu penyembuhan kanker, sementara manfaat kunyit hitam adalah mengobati penyakit kusta dan menjadi campuran untuk bahan-bahan obat demam berdarah.

Kunyit mengandung senyawa berkhasiat obat yang disebut kurkuminoid.

Lebih lanjut, mengutip pemberitaan Kompas.com (8/6/2021), manfaat kunyit antara lain memiliki sifat anti-peradangan, membantu mengatasi nyeri sendi, meningkatkan fungsi hati, hingga mengurangi risiko kanker.

Umbi atau rimpang kunyit yang berumur lebih dari satu tahun biasanya dapat digunakan sebagai obat, untuk mendinginkan badan ketika demam, membersihkan perut khususnya lambung, merangsang pelepasan lebihan gas di susu, menghentikan pendarahan, sehingga mencegah penggumpalan darah.

Salah satu cara mengonsumsi kunyit adalah menjadikannya minuman kunyit asam.

Untuk membuatnya, kita bisa mengolahnya bersama asam jawa, gula kelapa, dan air. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 6 Tanaman Obat dan Manfaatnya, Bantu Jaga Imun di Masa Pandemi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved