Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Warga Sudah Sembuh Covid-19, Lurah Bukit Merapin Sayangkan Dua RT Dikategorikan Zona Merah

Enam rukun tetangga (RT) di sejumlah kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masuk dalam kategori zona merah penye

Penulis: Magang1 | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Lurah Bukit Merapin, Yesi Hervina. (Bangkapos/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Enam rukun tetangga (RT) di sejumlah kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masuk dalam kategori zona merah penyebaran Covid-19.

Enam wilayah tersebut yakni RT 5 Kelurahan Opas Indah, RT 1 Kelurahan Airsalemba, RT 9 Kelurahan Kepala Tujuh, RT 5 Kelurahan Jerambah Gantung, serta RT 9 dan 13 Kelurahan Bukit Merapin.

Menanggapi hal tersebut Lurah Bukit Merapin, Yesi Hervina menyayangkan data yang menyatakan dua RT di kelurahannya masuk dalam kategori zona merah.

Padahal setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan bersama Kapolsek Gerunggang pada Hari Selasa (13/7/2021) kemarin warganya yang dinyatakan positif Covid-19 telah selesai melakukan isolasi mandiri sejak beberapa hari yang lalu.

"Kalau di RT 9 ada 12 orang yang menjalani isolasi mandiri  ternyata mereka semua sudah selesai isolasi mandiri. Tetapi data mereka masih ada di Puskesmas. Itulah mengapa ditetapkan sebagai zona merah," kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (15/7/2021).

Berdasarkan data dari Puskesmas Gerunggang sebelum ditetapkan sebagai zona merah ada enam rumah serta 12 orang di RT 9 yang terpapar Virus Corona. Sementara itu, untuk di RT 13 ada enam orang.

"Data dari Puskesmas itu ada 8 rumah 12 orang. Setelah kita cross check ternyata hanya 6 rumah 12 orang dan semuanya sudah sembuh. Jadi Bukit Merapin tidak ada zona merah untuk sekarang," tegasnya.

Kendati demikian, guna mencegah kesalahan data yang serupa pihaknya telah bekerjasama dengan pihak Polsek dan Puskesmas guna memastikan informasi tetap akurat dan tak membuat takut masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga tetap memberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kelurahan Bukit Merapin.

"PPKM tetap ada. Mungkin kelurahan kita yang pertama. Kita tetap membatasi kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan serta tetap menganjurkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan," lanjut Yesi.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved