Breaking News:

Berita Pangkalpinang

20 Pegawai BPBD Babel Positif Covid-19, Mikron Curiga Varian Baru

Sebanyak 33 orang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpapar

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 33 orang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpapar positif Covid-19.

Dari total 33 pegawai sebanyak 20 dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya masih menunggu hasil dengan kondisi bergejala, demam, batuk dan flu.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Mikron Antariksa, mengatakan, sejumlah anggota telah diminta untuk Isolasi Mandiri (Isoman) dan tidak menjalankan tugas sementara waktu ini.

"Anggota kami mulai berjatuhan, kami data ada 33 orang bergejala. Namun belum terkonfirmasi positif semuanya, sudah menunjukkan gejala Covid-19 dari 33 orang sebanyak 20 orang positif, selebihnya masih menunggu hasilnya mereka semuanya bergejala demam, batuk dan bersin," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Jumat (16/7/2021) ditemui di tempat kerjanya.

Mikron, mengatakan dirinya telah mengambil kebijakan untuk melakukan isolasi mandiri dan melakukan Work From Home (WFH) 50 persen pegawai.

"Kami mengambil langkah isolasi mandiri dan WFH, kami saat ini terkendala proses pelayanan kepada masyarakat karena petugas yang sedang melakukan isoman," jelasnya.

Mikron, mengatakan virus yang menjangkit ke pegawainya, sedikit aneh karena cepatnya proses penjangkitannya.

"Mereka yang terjangkit ini mereka yang sering melakukan penyemprotan dan petugas prokes di lapangan. Karena virus ini agak aneh karena kawan-kawan sudah sebagian divaksin dan kami juga meminta Dinkes mengambil sampel di kami masuk varian baru," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini penyebaran percepatan kasus Covid-19 di Babel sangat luar biasa, karena setiap harinya meningkat kasusnya untuk melihat sudah dua kali lipat mencapai 500 kasus dalam seharinya.

"Jadi sementara waktu petugas kita bebas tugas, terutama mereka yang bergejala melakukan isolasi mandiri sambil kita, lakukan tracing, tracking untuk memutus mata rantai di BPBD dan tidak menyebar ke lainnya. Saya pribadi juga meminta pegawai BPBD saat ini tidak ikut berkerumun dan berkumpul saat apel hari Senin nanti, untuk memutus rantai penyebaranya," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved