Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dampak PPKM Darurat, Pengguna Transportasi Udara Turun Signifikan

Dampak dari PPKM Darurat tersebut pun dirasakan oleh sejumlah Maskapai. Terkhusus dari jumlah penumpang yang menurun secara signifikan.

Penulis: Widodo | Editor: El Tjandring
Dok/Sriwjaya Air
Maskapai Sriwijaya Air dan Nam Air 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali saat ini masih berlangsung sampai 20 Juli 2021 mendatang.

Dampak dari PPKM Darurat tersebut pun dirasakan oleh sejumlah Maskapai. Terkhusus dari jumlah penumpang yang menurun secara signifikan.

Diketahui, Provinsi Bangka Belitung melakukan pengetatan dokumen selain harus memiliki surat negatif PCR ditambah lagi sertifikat vaksinasi minimal tahap pertama dalam melakukan penerbangan ke Jakarta.

Menurut Distrik Manager Sriwijaya Air Pangkalpinang, Kian Se menyebutkan jumlah penumpang Sriwijaya Air dari Jakarta hanya 54. Sedangkan dari Pangkalpinang  berangkat ke Jakarta hanya 25 penumpang.

"Jumlah penumpang yang datang dari Jakarta hari ini dengan Sriwijaya Air SJ 072 total 54 penumpang. Sedangkan yang berangkat ke Jakarta hanya 25 penumpang. Jumlah yang berangkat masih sedikit karena memang masih berlakunya PPKM Darurat," jelas Kian kepada Bangkapos.com, Jumat (16/7/2021).

Dua melanjutkan, kalau untuk cargo dari Jakarta hari ini (Jumat) sekitar 4 Ton dan sama dengan yang dari Pangkalpinang sekitar 4 Ton juga.

Saat ditanya apakah ada penumpang yang batal berangkat karena belum vaksin, dia menyebutkan tidak ada yang batal khususnya hari ini. Sementara untuk hari-hari sebelumnya dirinya mengarahkan untuk masalah validasi langsung menanyakan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas lll Pangkalpinang.

Kian menjelaskan, Sriwijaya bekerjasama dengan RS Kalbu Intan Medika untuk membeli Voucher PCR.

"Untuk kemudahan penumpang yang akan melakukan swab PCR, Sriwijaya Air bekerjasama dengan Rumah Sakit Kalbu Intan Medika. Jadi penumpang bisa membeli voucher PCR di Kantor perwakilan Sriwijaya Air Jl Soekarno Hatta No 227D Pangkalpinang dengan harga Rp550.000. Swab dilakukan di RS KIM dengan jadwal pukul 06.30 - 08.30 WIB Senin sampai Sabtu demgan hasil H+1," katanya.

Kian melanjutkan, program ini khusus penumpang yang berangkat dengan Sriwijaya Air dan Nam Air tujuan ke Jakarta.

Terpisah, General Manager Garuda Indonesia,  Benny Mapram mengatakan, sejak diberlakukan PPKM Darurat mulai 3 Juli trafik penumpang turun drastis 30- 40 persen rata-ratanya.

"Sementara kalau kargo stabil dari Jakarta rata-rata diatas 4 Ton, dari Pangkalpinang kargo 1 Ton sampai dengan 2 Ton saja," sebut Benny.

Dirinya juga berpesan kepada para calon penumpang agar dapat mematuhi peraturan di masa PPKM Darurat.

"Sesuai dengan PPKM Darurat yang berlaku dan adanya Surat Edaran (SE) Kemenhub agar para penumpang dapat mematuhi persyaratan terbang dalam masa PPKM Darurat dan mempersiapkan dokumen lengkap agar perjalanan penumpang lancar," imbuhnya.

Bangkapos.com / Widodo

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved