Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

PPKM Mikro di Belitung Diperpanjang Hingga 29 Juli 2021, Tempat Tidur Pasien Terbatas

Pemerintah Kabupaten Belitung sepakat memutuskan untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Penulis: tidakada001 | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangka Pos/DOK
H MZ Hendra Caya, Sekda Belitung 

BANGKAPOS.COM - Lonjakan angka kasus penyebaran Covid-19, membuat Pemerintah Kabupaten Belitung sepakat untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Keputusan itu merupakan hasil kesepakatan atau rapat Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Belitung.

“Kami sudah sepakat untuk memperpanjang masa PPKM Mikro dua minggu kedepan, sampai nanti tanggal 29 Juli. Hasil rapat ini kami bawa ke rapat bersama forkompinda,” kata Sekretaris Daerah Belitung H MZ Hendra Caya kepada Bangka Pos Group, Rabu (14/7).

Kesepakatan PPKM Mikro ini diperpanjang lanjutnya, dikarenakan angka kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Belitung belakangan ini mengalami peningkatan.

“Ini untuk kebaikan semua. Kami sudah melakukan berbagai pertimbangan, untuk hajatan tetap boleh dilakukan tapi apakah 25 persen boleh makan di tempat atau bagaimana. Tapi yang jelas tidak ada hiburan, untuk yang lain tetap seperti tempat usaha sama seperti kemarin pukul 20.00 WIB harus tutup,” ujarnya.

Perpanjangan PPKM Mikro ini kata dia mengacu kepada instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor: 17 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 Tentang Perpanjang­an PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Pe­nanganan Covid-19 di Ting­kat Desa/Kelurahan untuk Pengendalian Covid-19.

“Namun dengan tetap memperhatikan kondisi daerah, maka kami akan menyesuaikan juga dan tidak harus sama,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat dan para pelaku usaha dapat mematuhi pelaksanaan PPKM Mikro tersebut sebagai bentuk menekan kenaikan kasus Covid-19.

“Sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 ini dapat segera diputus dan kami harapkan dukungan dan kerja sama masyarakat,” tegasnya. 

RSUD Marsidi Judono kini hanya melayani pasien Covid-19. Terkait hal ini, Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan selama ini RSUD rujukan pasien Covid-19 yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan ini masih melayani pasien penyakit lain.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved