Breaking News:

Berita Kriminal

Usai Aksi Massa Duduki Kapal Isap CBL, Perusahaan Ngaku Merugi Rp9 Miliar, Kasus Dilapor ke Polisi

Direktur Utama sekaligus Manager Operasional KIP Citra Bangka Lestari (CBL), Jubakner Nainggolan memperkirakan kerugian perusahaan mencapai Rp9 Miliar

Editor: Fery Laskari
Bangka Pos/Dok
Ratusan Nelayan Kuasai KIP CBL di Perairan Bedukang, Tolak Penambangan Pasir Timah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Utama sekaligus Manager Operasional KIP Citra Bangka Lestari (CBL), Jubakner Nainggolan memperkirakan kerugian perusahaan mencapai Rp9 Miliar, atas aksi massa masyarakat menduduki kapal perusahaan yang sedang beroperasi di Perairan Bedukang, Riausilip Bangka, Senin (12/7/2021).

"Kami merugi hampir Rp9 Miliar, itu juga belum tuntas kami identifikasi. Selain kerugian material, kami juga mengalami kerugian in material, karyawan juga lagi trauma," ujar Jubakner saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (16/7/2021).

"Kerugian Rp9 Miliar, semua mesin di rusak ada 9, mesin aja Rp2,4 miliar kalau mesin induk, genset diputus, dapur diobrak-abrik, kaca dipecah, solar dan oli dibuang," lanjutnya.

Lebih lanjut, atas aksi masyarakat tersebut, Dia menilai sudah direncanakan melihat peralatan yang dibawa oleh masyarakat.

"Mereka terencana semua, karema dari darat itu bawa pentungan, dan ada yang bawa bensin, benar-benar terencana. Waktu mereka nginap di kapal itu, ada yang ngantar makanan, minuman dan rokok, benar-benar terkoordinasi," kata Jubakner.

Dia juga menceritakan saat aksi tersebut, para karyawan kapal diamankan, dan sulit untuk keluar.

"Jadi karyawan langsung diamankan polisi di kamar, tidak boleh kemana-mana sama pendemo, bahkan mau kencing aja tidak bisa. Di dalam itu ada 20 karyawan," katanya.

Atas tindakan ini, pihak perusahaan Citra Bangka Lestari (CBL) ini sudah melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Kita sudah laporkan ke Polda dan segala bukti pun kita ada, baik itu foto dan video dan terekam di CCTV, saya harus laporkan itu semua. Saat ini Polda sangat intensif menyelidiki bahkan sangat serius dan saya apresiasi.

Saya kemarin sempat kemarin mau ke Mabes, tetapi dengan pertimbangan dengan pengacara saya tidak usaha, ke Polda dulu. Saat ini sedang menunggu pekerjaan bapak-bapak di Polda," kata Jubakner.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved