Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Antisipasi Penyebaran Covid-19,Kemenag Babel Sarankan Silahturahmi Hari Raya Iduladha secara Virtual

Tumiran Ganefo, menyarankan silahturahmi dari rumah ke rumah agar bisa dialihkan dengan silahturahmi secara virtual saat merayakan Iduladha 1442 H.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tumiran Ganefo. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H Tumiran Ganefo, menyarankan silahturahmi dari rumah ke rumah agar bisa dialihkan dengan silahturahmi secara virtual saat merayakan Iduladha 1442 H.

Hal ini dikarenakan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung terus meningkat, sehingga upaya tersebut bisa menjadi ikhtiar agar tidak terjadi penyebaran virus corona.

"Kita harus melihat kondisi saat ini, masyarakat Babel harus segera mengambil peran secara pribadi, berjuang untuk dirinya dulu melawan Covid-19. Kita ketahui saat ini terjadi kenaikan kasus, ada daerah tertentu yang menjadi zona merah. Oleh karena itu hari raya idul adha, dengan kondisi saat ini, saya berharap sebaiknya masyarakat kita menahan diri dan bersilahturahmi dengan webinar atau virtual dalam rangka bermaaf-maafan," saran Tumiran saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, silahturahmi secara virtual tidak akan mengurangi makna untuk saling memaafkan satu sama lain.

"Jikalau memang mendesak ingin bersilahturahmi, karena tidak ada larangan atau anjuran, tetapi ingat harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat, namun bila kondisi tubuh tidak sehat sebaiknya jangan memaksakan diri," kata Tumiran.

Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha di Bangka Belitung harus sesuai dengan surat edaran nomor 16 tahun 2021 dari kementerian agama

Apabila kondisi tubuh tidak sehat, ada gejala flu, batuk akan lebih baik tidak melaksanakan salat Iduladha di masjid.

"Pelaksanaan salat Idul Adha dimulai dari rumah ketika tiba di masjid, segera cuci tangan, panitia mengukur suhu tubuh, jaga jarak dan peralatan bawa sendiri serta khotbah tidak lebih dari 15 menit, imam disarankan tidak membacakan ayat yang panjang, terpenting rukunnya terpenuhi semua karena ini kedaruratan," lanjutnya.

Tumiran juga mengimbau untuk pembagian daging kurban, dianjurkan panitia mengantar ke rumah penerima atau door to door.

"Saya saran seluruh panitia sebaiknya pada saat distribusikan dilakukan langsung oleh panitia, dengan cara disiapkan kupon kemudian diantar kepada penerima daging atau diantar langsung ke rumah. Kita khawatir kalau diambil sendiri maka berpotensi tidak bisa menjaga jarak atau ada kerumunan," kata Tumiran.

Sebelumnya, dia menyebutkan untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Iduladha 1442 H yang jatuh tangal 20 Juli 2021 di Bangka Belitung nanti akan dilaksanakan selama tiga hari.

"Pemotongan hewan kurban, menteri agama menyarankan dilakukan pada tiga hari, yakni tanggal 11-13 Dzulhijah 2021, dengan harapan kelonggaran waktu memiliki kesiapan yang matang.

Panitia bisa diberikan pemahaman saat pelaksanaan sehingga prokes dapat diterapkan dengan maksimal," kata Tumiran.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved