Breaking News:

Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit, Waspada Jika Otot Melemah, Sering Kesemutan, Nyeri Lengan dan Kaki

Saraf kejepit terjadi ketika bantalan lembut dari jaringan yang ada di antara tulang-tulang di tulang belakang, terdorong keluar.

Editor: fitriadi
www.freepik.com
Ilustrasi sakit leher. Sakit pada bagian leher merupakan satu di antara kemungkinan tanda-tanda seseorang mengalami saraf kejepit. 

BANGKAPOS.COM - Saraf kejepit sudah tidak asing lagi di dunia medis atau kedokteran.

Banyak orang mengalami saraf kejepit hingga mengalami kelumpuhan karena tidak mengerti cara penanangannya.

Di dunia medis, saraf kejepit disebut juga hernia nukleus pulposus (HNP) atau herniated disc.

Saraf kejepit terjadi ketika bantalan lembut dari jaringan yang ada di antara tulang-tulang di tulang belakang, terdorong keluar.

Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri, mati rasa atau kelemahan pada anggota tubuh yang terkena.

Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit.

Sebelum mengetahui cara mengobatinya, ada baiknya pahami dulu kondisi seperti apa sebenarnya saraf kejepit itu dan apa yang menjadi penyebabnya.

Baca juga: Terungkap Alasan Anggia Novita Gugat Cerai Ferry Irawan saat Suaminya Berjuang Hadapi Saraf Kejepit

Dilansir Bangkapos.com dari Kompas.com, gejala saraf kejepit perlu diketahui untuk memastikan keberadaan kondisi medis yang menyakitkan ini.

Seperti diketahui, tulang belakang manusia normalnya terdiri dari ruas-ruas yang mana di antara ruas-ruas tersebut terdapat bantalan yang disebut sebagai discus intervertebralis (DI).

Di dalam discus intervertebralis ini terdapat nucleus berbentuk seperti jeli yang berfungsi sebagai bola dan penahan guncangan, dibantu oleh dinding yang melingkari nucleus yang disebut annulus fibrosus (AF).

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved