Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Hari Ini 15 Pasien Covid Meninggal Dunia, Mikron: Hubungi PSC 119 Jika Pasien Isolasi Mandiri Drop

Berdasarkan data terbaru, Sabtu (17/7/2021), hari ini ada 15 orang yang terpapar Covid-19 meninggal dunia.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berdasarkan data terbaru, Sabtu (17/7/2021), hari ini ada 15 orang yang terpapar Covid-19 meninggal dunia.

Dengan rincian Kota Pangkalpinang 2 orang, Kabupaten Bangka 4 orang, Kabupaten Bangka Barat 1 orang, Kabupaten Bangka Tengah 2 orang, Kabupaten Belitung 5 orang dan Kabupaten Belitung Timur 1 orang.

"Jadi dengan banyak yang meninggal, kita hari ini pecah jadi 15 orang. Pernah 13 orang pada tanggal 14 Juli 2021 kemarin. Tentu saja ini kita menandakan sudah banyak pasien yang dalam keadaan gejala sedang dan berat," ujar Sekretaris Percepatan Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa saat dikonfirmasi bangkapos.com, Sabtu (17/7/2021) malam.

Dengan kondisi ini, Mikron meminta agar masyarakat tidak menganggap remeh dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 agar terhindar dari virus corona.

"Kami tidak henti-hentinya mengajak masyarakat taat protokol kesehatan dalam pencegahan, apalagi saat ini rumah sakit juga sudah banyak yang penuh,” kata Mikron.

“Tentu ini harus menyadari kita semua dengan cara mencegah yakni dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, meningkatkan imunitas dan berolahraga serta makan sehat, terpenting semangat untuk hidup, beraktivitas dan menjalankan hidup dengan baik," saran Mikron.

Ditambahkannya, belum diketahui secara pasti 15 orang tersebut pasien isolasi mandiri atau isolasi rawat di rumah sakit.

"15 orang ini belum didapatkan data apakah isolasi mandiri atau bukan, yang jelas sekali lagi penekanannya virus ini adalah virus yang tidak kenal kompromi, sehingga diharapkan kawan-kawan sadar," kata Mikron.

Namun, agar pasien Covid-19 isolasi mandiri tetap bisa menerima perawatan dalam kondisi rumah sakit penuh, ketika dalam keadaan parah dapat menghubungi Public Safety Centre (PSC) 119 dengan nomor telepon 119.

"Pak gubernur selaku ketua Satgas sudah mengintruksikan kepada kami, isolasi mandiri ini agar saat drop, atau parah, menunjuk PSC 119 Provinsi untuk home care, memberikan pelayanan di rumah, sehingga dapat ditangani secara cepat sebelum dibawa ke rumah sakit," kata Mikron.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved