Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

PAD Semester 1 Pemkab Bangka Sedikit Meningkat, Realisasi Belanja Daerah Per 30 Juni Rp 423 Miliar

Anggaran belanja daerah Kabupaten Bangka semester 1 lebih dari 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Penulis: tidakada001 | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
Tati Djumiati, Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan BPPKAD Bangka 

BANGKAPOS.COM - Anggaran belanja daerah Kabupaten Bangka semester 1 lebih dari 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan BPPKAD Bangka Tati Djumiati menyampaikan, dana APBD Kabupaten Bangka tahun 2021 adalah sebesar Rp 1,3 triliun.

Dari total APBD tersebut, realisasi belanja daerah per 30 Juni 2021 sebesar Rp 423 miliar atau 32,23 persen dari total APBD.

Sementara itu, pendapatan daerah Kabupaten Bangka yang sah sebesar Rp 28 miliar atau sebesar 70 persen.

Tati mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangka tahun 2021 semester 1 ini sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Mungkin sedikit meningkat, tapi kondisi pandemi saat ini PAD kita sedikit terkendala,” kata Tati.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan bendahara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pejabat Penatausahaan Keuang­an (PPK) Kabupaten Bangka sedang melakukan rekap data laporan keuangan pendapatan dan pengeluaran selama enam bulan terakhir ini dalam kegiatan koordinasi pelaksanaan pendapatan dan pengeluaran kas daerah semester 1 tahun 2021 di Hotel Novilla Sungailiat, Jumat (16/7).

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Bangka Evaluasi KBM Tatap Muka, Ada 9 Kelurahan dan 6 Desa Zona Merah

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan penyusunan laporan kemajuan (progress report) semester 1 serta perkiraan kemajuan (prognosis) untuk semester II tahun 2021.

Bupati Bangka Mulkan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Tati menyampaikan, kegiatan ini menyasar PPK dan OPD yang memiliki kewenangan dalam menyusun laporan keuangan.

“Jadi data yang kita sampaikan akurat sehingga antara data keuangan di OPD dan di BPPKAD bisa klop,” kata Tati.

Adapun data keuangan yang akan dilakukan rekonsiliasi hari ini adalah data APBD Kabupaten Bangka tahun 2021. (mg2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved