Breaking News:

Virus Corona

Bukan Obat Covid-19, Ivermectin Rupanya untuk Obat Parasit dan Kutu

Obat Ivermectin sempat disangka bisa menyembuhkan Covid-19. Namun ternyata belum ada bukti ilmiah tentang manfaat obat itu bagi penderita Covid-19.

Editor: Teddy Malaka
istimewa via Intisari
Ivermectine yang digadang-gadang jadi obat covid-19 

“Penulis mengklaim mereka melakukan penelitian antara 8 Juni dan 20 September 2020, namun sebagian besar pasien yang meninggal dirawat di rumah sakit dan meninggal sebelum 8 Juni menurut data mentah. Data juga diformat dengan sangat buruk, dan termasuk satu pasien yang meninggalkan rumah sakit pada tanggal 31/06/2020 yang tidak ada.”

Ada kekhawatiran lain.

“Dalam makalah mereka, penulis mengklaim bahwa empat dari 100 pasien meninggal dalam kelompok perawatan standar mereka untuk Covid-19 ringan dan sedang,” kata Lawrence.

“Menurut data asli, jumlahnya 0, sama dengan kelompok perlakuan ivermectin. Dalam kelompok pengobatan ivermectin mereka untuk Covid-19 yang parah, penulis mengklaim dua pasien meninggal, tetapi jumlah dalam data mentah mereka adalah empat.”

Lawrence dan Guardian mengirim Elgazzar daftar pertanyaan lengkap tentang data, tetapi tidak menerima jawaban. Kantor pers universitas juga tidak menanggapi.

Lawrence menghubungi ahli epidemiologi penyakit kronis Australia dari University of Wollongong, Gideon Meyerowitz-Katz, dan seorang analis data yang berafiliasi dengan Linnaeus University di Swedia yang meninjau makalah ilmiah untuk kesalahan, Nick Brown, untuk membantu menganalisis data dan hasil studi lebih teliti.

Brown membuat dokumen komprehensif yang mengungkap banyak kesalahan data, perbedaan, dan kekhawatiran, yang dia berikan kepada Guardian. Menurut temuannya, penulis telah dengan jelas mengulangi data antara pasien.

"Kesalahan utama adalah bahwa setidaknya 79 catatan pasien adalah klon yang jelas dari catatan lain," kata Brown kepada Guardian. “Ini tentu yang paling sulit untuk dijelaskan sebagai kesalahan yang tidak bersalah, terutama karena klonnya bahkan bukan salinan murni. Ada tanda-tanda bahwa mereka telah mencoba mengubah satu atau dua bidang agar terlihat lebih alami.”

Studi lain tentang ivermectin masih berlangsung. Di Inggris, Universitas Oxford sedang menguji apakah memberi orang dengan ivermectin Covid-19 mencegah mereka berakhir di rumah sakit.

(The Guardian)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved