Breaking News:

Husnul Khotimah

Nampak Sama Tapi Artinya Berbeda, Ini Arti Khusnul Khotimah dan Husnul Khotimah serta Keutamaannya

Banyak orang yang salah mengeja atau menuliskan kata husnul khotimah menjadi arti khusnul khotimah. Padahal kata husnul dan khusnul memiliki arti ...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
manado.tribunnews.com
Ilustrasi kematian 

“Allaahummaj’al Khoiro Umrii wa Amalii Khowaa Timahu wa Khoiro Ayyaamii Yauma Liqooika”.

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku hingga ajal (menjemput) diriku, dan jadikanlah sebaik-baiknya perbuatanku hingga kesudahannya, dan sebaik-baiknya masaku hingga berjumpa dengan-Mu.”

Kamu bisa mengucapkan doa neinggal husnul khotimah ini setiap selesai salat wajib.

Salah satu waktu berdoa yang paling ampuh untuk dikabulkan adalah selesai melaksanakan sholat wajib.

Keutamaan Meninggal Husnul Khotimah

Ada beberapa keutamaan yang akan didapatkan ketika seorang muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Saat kamu mengakhiri hidup dalam keadaan yang baik atau dalam keadaan berislam yang sempurna maka itu menjadi bukti takwa kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT yang sering disampaikan oleh khatib ketika sholat jum’at.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan muslim (berserah diri).” (QS. Ali-Imran: 102)

Ketika seseorang berakhir dalam keadaan yang baik maka ia akan diberikan taufiq untuk menjauhi semua yang dilarang oleh Allah SWT.

Sebagaimana hadist Nabi SAW dari Anas bin Malik Radiyallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“ Apabila Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Allah memanfaatkannya”. Para sahabat bertanya,”Bagaimana Allah akan memanfaatkannya?”

Rasulullah menjawab,”Allah akan memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum dia meninggal.” (HR Imam Ahmad, Tirmidzi, dan dishahihkan al Hakim dalam Mustadrak.)

Bagi setiap umat Islam, meninggal dalam keadaan husnul khotimah adalah sebuah pilihan.

Kiat-Kiat Meninggal Husnul Khotimah

Sesungguhnya Allah SWT dari awal sudah memperingatkan untuk kita mempersiapkan diri. Sebagaimana dalam firman Allah pada QS. Al-Hasyr ayat 18.

“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Kiat-kiat meninggal husnul khotimah menurut Imam Sufyan Al-Tsauri adalah Pertama, menjaga iman dan ketakwaan secara istiqomah kepada Allah SWT. Kedua, berusaha sungguh memperbaiki lahir dan batin. Ketiga, Senantiasa berdoa kepada Allah agar diwafatkan dalam keadaan iman. Keempat, senantiasa berdzikir kepada Allah dalam keadaan apapun.

Ketika seorang Muslim yang meninggal bukan dalam keadaan husnul khotimah, hal itu karena ia sendiri yang memilihnya. Sebagaimana diungkapkan Imam Suyuthi dalam Syarh As Shudur bahwa penyebab seseorang menjadi khusnul khotimah (meninggal dalam keadaan dihinakan) adalah seperti menyepelekan urusan sholat, minum khamr, durhaka kepada orangtua, hingga menyakiti saudara kaum muslimin.

(*/ bangkapos.com)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved