Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Masih Zona Merah, Tidak Ada Salat Ied Iduladha di Alun-alun Taman Merdeka

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, kemungkinan besar tidak ada pelaksanaan salat Ied Iduladha 1442 H di Alun-alun Taman Merdeka.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, kemungkinan besar tidak ada pelaksanaan salat Ied Iduladha 1442 H di Alun-alun Taman Merdeka.

Biasanya orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu rutin melaksanakan sholat ied di Alun-alun Taman Merdeka, baik Iduladha maupun Idulfitri.

Namun saat ini diakui Molen Pangkalpinang secara keseluruhan kasus positif Covid-19-nya masih terus meningkat sehingga keputusannya untuk tidak menggelar salat Ied di Alun-alun Taman Merdeka.

"Kemungkinan besar tidak ada salat ied di alun-alun taman merdeka tapi di masjid-masjid dengan protokol Covid-19 diperbolehkan, atau boleh dilaksanakan di rumah masing-masing saja," kata Molen kepada Bangkapos.com, Minggu (18/07/2021) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Menurut Molen kemungkinan dia akan melaksanakan salat ied di teras rumah dinasnya seperti hari raya Idulftri kemarin.

"Kalau saya kemungkinan di rumah, tapi nanti kita lihat kondisi di lapangan nanti seperti apa. Intinya tidak ada sholat ied di alun-alun. Dari pusatkan sudah jelas kalau zona di wikayah kita masih tinggi untuk mengurangi kerumunan seperti itu," sebut Molen.

Tak hanya salat Ied Iduladha saja, pelaksanaan open house juga tidak dilaksanakan.

"Untuk open house kita juga tidak ada open house silahkan bersilahturahmi bersama keluarga saja di rumah setelah salat ied," ujarnya.

Molen juga melarang adanya antrian dalam proses pembagian daging hewan kurban Iduladha 1442 Hijriah/ 2021 Masehi.

Ia meminta pembagian daging hewan kurban dilakukan dengan cara diantarkan langsung ke penerima yang berhak.

Hal ini pula sudah disepakati bersama saat rapat gabungan bersama satgas Covid-19, Forkopimda, dan steakholeder dalam pembahasan penanganan lebih lanjut covid-19 di Kota Pangkalpinang.

"Kalau kurban boleh silahkan yang ingin berkurban, tapi secara khusus yang perlu saya sampaikan, dilarang ada antrian dalam pembagian daging kurban ini supaya tidak adanya kerumunan. Jadi tidak ada yang pakai kupon-kupon," tegas Molen.

Terkait penyembelihan hewan kurban, kata Molen bisa dilakukan di mana saja asalkan tidak menimbulkan kerumunan.

"Penyembelihan sudah disepakati boleh dimana saja, asalkan jangan menimbulkan kerumunan, dagingnya langsung diantarkan kerumah," ucapnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved