Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Razia Jam Malam, Pemilik Kafe di Pangkalpinang Marah saat Didatangi Petugas Gabungan

Seorang pemilik kafe di kawasan Jalan Bukit Melayu merasa tak senang saat terjaring razia jam malam oleh tim gabungan, Sabtu (17/7/2021) malam.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Ari pemilik kafe kedai ngupi ngupi, saat bersitegang dengan petugas gabungan, Sabtu (17/7/2021) malam 

Namun negosiasi tersebut masih berjalan buntu, Ari tetap bersikukuh dengan pendiriannya dan tidak mau menutup kafe pukul 22.00 WIB lantaran dalam maklumat tersebut tak dibubuhi tanda tangan Gubernur Bangka Belitung maupun Wali Kota Pangkalpinang.

“Kalau ada tanda tangan dari gubernur, wali kota semuanya lengkap saya turuti. Kalau tidak mohon maaf saya tetap seperti ini,” ungkap Ari.

Akhirnya petugas tetap melakukan penutupan terhadap kedai kopi tersebut.

Ari pemilik kafe kedai ngupi ngupi, saat bersitegang dengan petugas gabungan, Sabtu (17/7/2021) malam
Ari pemilik kafe kedai ngupi ngupi, saat bersitegang dengan petugas gabungan, Sabtu (17/7/2021) malam (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sementara itu Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Pangkalpinang, AKP Andri Eko Setiawan turut menyayangkan tindakan tak kooperatif dari Ari.

Menurutnya, saat ini penanganan Covid-19 lebih penting dilakukan mengingat Kota Pangkalpinang terjadi peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir dan masuk ke dalam kategori zona merah.

“Memang tadi di lapangan ada beberapa pengusaha UMKM yang merasa keberatan atas kedatangan kita. Untuk yang lain alhamdulilah kooperatif,” kata Andri.

Disebutkan Andri, pihaknya turut memahami kondisi yang saat ini dialami masyarakat. Pihaknya juga tetap memperbolehkan para pelaku usaha untuk tetap berjualan, akan tetapi harus memperhatikan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Kami saat memahami kondisi ini, cuma kami minta kerjasamanya untuk tidak menimbulkan kerumunan. Kita tetap mengimbau kepada mereka untuk mematuhi apa yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini maklumat kapolres terkait pembatasan jam operasional,” tegas Andri.

Tim gabungan saat melakukan razia jam malam di kafe di Pangkalpinang, Sabtu (17/7/2021) malam
Tim gabungan saat melakukan razia jam malam di kafe di Pangkalpinang, Sabtu (17/7/2021) malam (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Terpisah Kasat Pol PP dan Damkar Pangkalpinang, Efran menyebut, guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang saat ini meningkat, petugas memperingatkan dan akan menindak para pelaku usaha yang masih nekat beroperasi melewat batas jam malam.

“Yang penting kami meminta kerjasamanya agar setiap pelaku usaha tidak menimbulkan kerumunan. Kita tidak menghalangi usaha, itu tidak,” kata Efran.

Sementara itu, beberapa kafe lainnya yang sempat didatangi petugas juga sudah mengindahkan maklumat kapolres.

Begitu juga para pelaku usaha di sekitar Alun-alun Taman Merdeka (ATM) yang sudah menutup lapaknya pada jam yang telah ditentukan. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved