Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Satgas Bangka Tengah Imbau Warga Tidak Gelar Takbir Keliling dan Nganggung, Panitia Kurban Dibatasi

Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sahbara mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengutamakan penerapan prokes

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
ILUSTRASI Iring-iringan kendaraan peserta takbir keliling dan festival beduk 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sahbara mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) pada saat pelaksanakan salat idul adha.

Kata Yudi, mengingat situasi pandemi saat ini pihaknya pun telah mengeluarkan surat edaran agar masyarakat tidak melakukan takbir keliling.

"Jadi untuk salat Ied kita (Bangka Tengah -red) tetap kita laksanakan dan tidak ada pembagian atau pengaturan salat per RT ataupun lainnya karena sampai saat ini wilayah kita belum ada yang masuk dalam kategori zona merah, tetapi pelaksanaan salat nanti tetap menerapan prokes yang ketat," ungkap Yudi kepada Bangkapos.com, Minggu (18/7/2021).

"Untuk takbir keliling kita sudah sampaikan agar tidak dilakukan, hal ini juga sesuai Surat Edaran dari Kementerian Agama. Akan tetapi untuk kegiatan takbir di masjid tetap bisa dilakukan dengan tetap mengutamakan prokes," lanjutnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi kerumunan pada saat pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan kurban pihaknya juga membatasi jumlah panitia di masing-masing tempat pemotongan hewan kurban.

"Proses pemotongan hewan kurban ini kita lakukan di tempat terbuka di beberapa titik guna menghindari kerumunan. Di mana pada pelaksanaan nanti kita juga memastikan panita ini tidak terpapar covid-19 dengan melakukan cek suhu, wajib menggunakan masker, dan juga panitia ini kita batasi jumlahnya sesuai dengan kapasitas hewan kurban," kata Yudi.

Lanjutnya ia meminta kepada warga agar tidak mendatangi langsung tempat pemotong hewan kurban. Mengingat pihaknya telah berkoordinasi agar panitia kurban mengantar langsung daging kurban ke rumah warga guna menghindari kerumunan. 

"Jadi untuk menghindari kerumunan kita minta agar warga tidak ke tempat pemotongan hewan kurban biar nanti panitia yang akan datang langsung ke rumah-rumah," ucapnya.

Yudi mengimbau kepada warga agar tidak mendatangi tempat-tempat wisata ataupun menggelar kegiatan di luar yang sifatnya menimbulkan kerumunan. 

"Karena kondisi covid-19 saat ini kita imbau masyarkat lebih baik diam di rumah, tidak mendatangkan tempat-tempat wisata yang berpotensi menularkan covid-19, dan kita juga telah mengimbau kepada tokoh agama agar tidak melaksanakan nganggung," ujarnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved