Breaking News:

Berita Pangkalpinang

3 Penambang dan Pemilik Ponton TI Ilegal Kolong Marbuk, Kenari Dan Pungguk ditangkap

Tiga penambangan ilegal di kecamatan Koba diamankan Polda Babel dan ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
ist polda Babel
Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Bangka Tengah mengamankan 3 orang dan perlatan tambang  ilegal dikolong Merbuk, Kenari dan Pungguk Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (17/7/2021) kemarin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktorat Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung dan Polres Bangka Tengah mengamankan tiga orang penambang ilegal di kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (17/7/21) lalu.

Ketiganya adalah, MC alias Adut, RIB dan M alias Mud.

Kabid Humas Polda Kepulauan Belitung, Kombes Pol A. Maladi membenarkan adanya 3 tersangka penambangan ilegal di Kecamatan Koba pada Sabtu kemarin. Bahkan saat ini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ketiganya sudah diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari informasinya, mereka berperan sebagai pemilik alat-alat pertambangan rajuk," ujar Kabid Humas melalui siaran pers, Senin (19/7/21) malam.

Selain mengamankan ketiga, polisi juga menyita barang bukti peralatan tambang berupa  3 unit mesin robin dan pompa tanah, 6 buah selang spiral, 3 selang monitor, 3 buah karpet, 3 unit sakan dan 6 buah drum.

Penangkapan ketiganya berawal dari adanya pengaduan dari masyarakat mengenai penambangan tanpa izin (ilegal) di kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Selain itu berdasarkan pengakuan dari ketiga tersangka ini, mereka bekerja atas inisiatif sendiri dan kegiatan tersebut sudah berjalan kurang lebih satu bulan.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka ini melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana pasal 158 Undang - Undang no 3 Tahun 2020 tentang Minerba dengan ancaman kurungan 5 Tahun penjara.

"Tetapi aktivitas mereka ini tidak dilakukan setiap hari, mereka curi-curi waktu serta melihat situasi untuk bekerja," jelas Kombes Pol Maladi.

(Bangkapos.com /Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved