Breaking News:

Bertambah Lagi, Jelang Idul Adha Ada Enam RT di Pangkalpinang Zona Merah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, berdasarkan pemetaan data terakhir ada enam RT dikategorikan zona merah.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
Bangka Pos/Dokumentasi
Kepala dinas kesehatan kota Pangkalpinang, dr Masagus Hakim. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, berdasarkan pemetaan data terakhir ada enam RT di Kota Pangkalpinang dikategorikan zona merah.

Sebelumnya tinggal tersisa dua RT di Kota Pangkalpinang yang dinyatakan zona merah, kini saat pemetaan ulang kembali bertambah empat RT.

Adapun enam RT dengan zona merah tersebut RT 05 Kelurahan Gabek Dua, RT 02 Kelurahan Selindung Baru, RT 06 Kelurahan Selindung Baru, RT 05 Kelurahan Jerambah Gantung, RT 07 Kelurahan Air Kepala Tujuh, RT 10 Kelurahan Tua Tunu.

"Kemarin pihak Puskesmas kita sudah minta data ulang pemetaan kembali, dan didapatkan masih enam RT dengan zona merah. Nanti RT itu saja yang akan kita terapkan PPKM mikro, daerah itu saja yang kita batasi aktivitasnya," ujar Hakim kepada Bangkapos.com melalui telepon, Senin (19/7/2021)

Sementara sisanya 45 RT dinyatakan zona orange, 168 RT zona kuning, 133 RT zona hijau.

"Berdasarkan mendagri 13 kawasan RT dengan zona merah secara ketat membatasi rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya. Melarang kerumunan lebih dari tiga orang, intinya pembatasan mobilitas masyarakat di kawasan itu," jelas Hakim.

Kata Hakim, hal ini guna mengoptimalkan karantina wilayah di tingkat rukun tetangga atau RT, dengan status zona merah, guna menekan laju penularan Covid-19 di daerah tersebut.

"Kita juga sudah melakukan beberapa pemeriksaan swab antigen langsung dikawasan zona merah itu. Untuk pengawasan kader kita ditingkat RT yang akan mengawasi," ujar Hakim

Dengan demikian kata Hakim, kawasan dengan zona merah tersebut dapat segera dikendalikan.

"Jadi masyarakat dikawasan sana yang tanpa gejala tapi positif segera kita tau dan cepat ditangani, tidak masalah terus bertambah asalakan cepat ketahuan hasilnya agar tidak terus menyebar kemana-mana," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved