Breaking News:

Virus Corona

Mendagri Perintahkan Satpol PP, Penerapan PPKM Utamakan Langkah Profesional, Humanis, dan Persuasif

Memerintahkan jajaran Satpol PP di daerah untuk mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis, dan persuasif

Editor: Agus Nuryadhyn
YouTube KompasTV/via TribunGowa.com
Sekretartis Satpol PP Gowa, MH (kiri), yang memukul ibu hamil saat razia PPKM Mikro, Rabu (14/7/2021). MH telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dicopot dari jabatannya. 

Dari pengakuan MH, pemicu penganiayaan itu karena adanya pelemparan.

"Sewaktu mendekati istri dari korban laki-laki dia menuju ke sana katanya ada lemparan yang terkena lemparan lehernya," jelasnya.

Ia mengaku pelemparan terjadi sesaat sebelum terjadi pemukulan.

"Pengakuannya ada spontanitas, karena ada yang melempar botol yang mengenai belakang lehernya, kalau pelemparan kursi itu berikutnya," ujarnya.

Lanjut dia, pengakuan tersangka lemparan botol tersebut dirasakan saat mendekat ke arah korban wanita. Itu terjadi sebelum adanya pemukulan.

"Tidak tahulah itu pengakuan tersangka demikian, iya ada pelemparan sebelum pemukulan, itulah yang dikatakan tadi, terjadi spontanitas memukul suami dan istri, tapi tetap dia akui perbuatannya," urai Syahfril.

Selain itu, alasan MH kembali ke dalam warkop tersebut dan memeriksa izin usaha dari inisiatif dirinya sendiri dan tidak ada yang memprovokasi.

Terakhir, Syahfril kembali menegaskan, tersangka sangat menyesali perbuatannya.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Endra Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Buntut Kasus Satpol PP Pukul Pasutri di Gowa, Mendagri Tertbitkan SE, Minta Satpol PP Lebih Humanis,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved