Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Hingga Juli 2021, DJPB Babel Catat DAU Telah Dialokasikan Sebesar Rp325,71 Miliar Tangani Covid-19

Seluruh pemda lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memenuhi alokasi minimal 8 persen dari DAU untuk mendukung penanganan pandemik Covid-19

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
istimewa
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan(DJPB) Provinsi Bangka Belitung, Fahma Sari Fatma. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seluruh pemda lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (1 pemerintah provinsi dan 7 kabupaten atau kota) telah memenuhi alokasi minimal 8 persen dari DAU untuk mendukung penanganan pandemik Covid-19 dan dampaknya.

Hal ini berdasarkan data Laporan Dukungan Belanja Kesehatan untuk Penanganan Covid-19 dan belanja prioritas lainnya yang disampaikan Pemda ke Kementerian Keuangan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan(DJPB) Provinsi Bangka Belitung (Babel).

"Dari total DAU seluruh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp3.995,57 miliar, sebesar Rp325,71 miliar atau sekitar 8,15 persen telah dialokasikan untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya," kata Kepala Kanwil DJPB Babel Fahma Sari Fatma kepada bangkapos.com, Selasa (20/7/2021).

Adapun rinciannya adalah Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp75,16 miliar (8%), Kabupaten Bangka sebesar Rp39,26 miliar (8%), Kabupaten Belitung sebesar Rp38,98 miliar (8,6%), Kota Pangkalpinang sebesar Rp33,98 miliar (8%), Kabupaten Bangka Selatan sebesar Rp34,76 miliar (8%), Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp33,4 miliar (8%), Kabupaten Bangka Barat sebesar Rp36,33 miliar (8,65%), dan Kabupaten Belitung Timur mengalokasikan sebesar Rp33,85 miliar (8,15%).

Namun demikian, per tanggal 17 Juli 2021 dari alokasi 8,15 % tersebut baru terealisasi sebesar 10,13% atau sekitar Rp33 miliar.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki persentase realisasi terbesar yaitu 27,79% atau sebesar Rp20,89 miliar.

Disusul kemudian oleh Kabupaten Bangka Barat dengan persentase realisasi 25,45% atau sebesar Rp9,24 miliar.

Sementara untuk 6 Kabupaten/Kota lainnya memiliki persentase realisasi yang masih rendah, yaitu di bawah 5%.

"Kami menghimbau dilakukan langkah-langkah akselerasi realisasi belanja DAU, khususnya realisasi anggaran dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya, sehingga penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berjalan secara optimal", kata Fahma.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved