Breaking News:

Jaga Tanaman Tetap Sehat, Ini yang Harus Dilakukan pada Tanah di Pot Tanaman

Jika Anda ingin tanaman hias Anda berkembang, mereka harus berada di lingkungan yang kaya nutrisi.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
SHUTTERTSTOCK/ANGIEYEOH
Tanaman hias fiddle leaf fig atau ketapang biola. 

BANGKAPOS.COM - Jika Anda ingin tanaman hias Anda berkembang, mereka harus berada di lingkungan yang kaya nutrisi di mana mereka akan mendapatkan cukup air, matahari, dan udara.

Namun, dilansir dari Martha Stewart, Selasa (20/7/2021) seiring waktu, tanaman menggunakan banyak nutrisi dan bahan organik tanah mereka, kata Jeana Myers, agen penyuluh hortikultura Negara Bagian North Carolina, AS.

Tanah menjadi terkuras dan keras dan tidak akan menahan air atau nutrisi juga. Agar tanaman dalam pot tetap sehat, Anda harus merepotingnya dengan tanah segar.

Akan tetapi, seberapa sering Anda harus mengganti tanah mereka? Berikut penjelasannya.

1. Seberapa sering mengganti tanah?
"Seberapa sering Anda harus mengganti tanah tanaman di dalam pot, itu sangat tergantung pada tanamannya," kata Myers.

Tanaman hias yang tumbuh lebih cepat seperti pothos dan violet Afrika akan mendapat manfaat dari repotting tahunan dengan diganti tanah segar.

Sedangkan tanaman yang tumbuh lebih lambat seperti kaktus dan sansevieria, atau lidah ibu mertua, dapat direpoting dua tahun sekali.

2. Kapan harus mengganti dengan tanah segar?
Penggantian tanah tanaman dianjurkan ketika ada banyak sinar matahari.

Sehingga tanaman akan memiliki pertumbuhan akar yang signifikan, dan yang mengharuskan Anda menanamnya di pot yang lebih besar.

Tetapi repotting juga penting ketika tanaman terlihat kering dan langsung keluar dari pot saat Anda mencoba mengeluarkannya, atau ketika Anda menyirami tanaman dan air mengalir ke piring pot, yang berarti tidak ada lagi bahan organik yang tersisa untuk mempertahankan kelembapan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved