Breaking News:

Bangga Punya Sinovac, Kenapa China Tiba-tiba Mau Pakai Vaksin Corona Buatan Negara Lain

Lantas mengapa negara itu mulai melirik vaksin buatan negara lain untuk digunakan di dalam negeri?

Editor: Alza Munzi
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ilustrasi. Sebanyak 6.280 vaksin sinovac tiba di Bandara Depati Amir Bangka, yang dibawa menggunakan pesawat Lion Air JT616, Selasa (5/1/2021) 

BANGKAPOS.COM - Vaksin Sinovac buatan China meramaikan vaksinasi di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Namun, seiring waktu keampuhan Sinovac mulai diragukan seiring munculnya varian baru virus Corona.

Sehingga, China mengubah taktik untuk menyelamatkan warganya dari Coron dengan menggunakan vaksin buatan luar.

China memiliki vaksin Covid-19 buatannya sendiri, yakni Sinovac dan Sinopharm.

Lantas mengapa negara itu mulai melirik vaksin buatan negara lain untuk digunakan di dalam negeri?

China adalah satu-satunya ekonomi besar di dunia yang tidak menyetujui atau mendistribusikan vaksin COVID-19 yang menggunakan teknologi mRNA.

Padahal, mRNA terbukti menjadi salah satu alat paling efektif dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Tapi sikap China terhadap mRNA mungkin berubah.

Pada hari Kamis lalu, outlet media China Caixin melaporkan bahwa regulator China telah menyelesaikan tinjauan vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh pembuat vaksin mRNA Jerman BioNTech.

Vaksin tersebut akan didistribusikan secara lokal melalui Fosun Pharma China.

Halaman
123
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved