Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Basarnas Babel Turunkan 20 Personel, Bantu SAR Pontianak Cari Korban Tenggelam

Kepala Basarnas Babel Fazzli mengatakan sebanyak 20 personel Basarnas Babel berserta kapal KN SAR Karna 246 Pangkalpinang diturunkan.

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
ist/ Basarnas Babel
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) bantu Kantor SAR Pontianak, cari korban yang tenggelam di Perairan Muara Jungkat, Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (21/7/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) terus berupaya membantu Kantor SAR Pontianak guna mencari kapal yang tenggelam di Perairan Muara Jungkat, Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (21/7/2021)

Kepala Basarnas Babel Fazzli mengatakan sebanyak 20 personel Basarnas Babel berserta kapal KN SAR Karna 246 Pangkalpinang diturunkan.

Personel yang diturunkan terdiri dari rescuer dengan kemampuan penyelaman dan pencarian korban diatas permukaan air, personel Basarnas Babel tergabung dalam Tim SAR dari Kantor SAR Pontianak.

"Peristiwa kecelakaan laut itu terjadi di Perairan Muara Jungkat, Mempawah, Kalbar, kurang lebih 25 kapal yang tenggelam di sapu badai pada Kamis, 15 Juli 2021 lalu," kata Fazzli, kepada Bangkapos.com, Rabu (21/7/2021)

Akibat kejadian tersebut, lanjutnya, sebanyak 24 orang meninggal dunia, 83 orang gang selamat, dan 31 orang dalam pencarian Tim SAR Gabungan di Perairan tersebut.

"Hari ini pukul 10.00 WIB, dua Jenazah dievakuasi oleh KN SAR Laksmana dan di bawa ke Dermaga KSOP Pontianak. Hari ini sudah masuk Operasi SAR kedelapan, sesuai SOP hanya tujuh hari, namun diperpanjang tiga hari lagi," ucapnya

Dengan adanya peristiwa kecelakaan laut, dia mengimbau kepada nelayan yang ada di Bangka Belitung, selalu memantau perkembangan cuaca sebelum melaut dan tetap menggunakan alat keselamatan life Jaket.

"Tetap gunakan life jaket, karena kita tidak tahu cuaca ini cepat berubah, apabila kita menemukan atau berjumpa dengan cuaca buruk di tengah laut, setidaknya kita sudah siap," ujarnya.

Fazzli juga menyarankan apabila cuaca buruk saat di tengah laut, segera mencari pelindung seperti di bagan, pulau terdekat atau berbalik ke daratan.

"Segera berteduh ke bagan atau ke pulau terdekat. Dan tidak hentinya kami ingatkan kepada nelayan, gunakan alat keselamatan, guna mengantisipasi adanya korban, setidaknya bisa diselamatkan," ungkapnya

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) selalu siap siaga, apabila ada kecelakaan laut atau kegiatan yang membahayakan manusia, terjadi di perairan Bangka Belitung, segera hubungi Basarnas Babel.

"Untuk kecelakaan laut dengan penangan khusus agar segera melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, atau dengan menghubungi call center layanan bebas 115," imbaunya.

"Kami Ada Empat Pos SAR, dan satu Kantor Basarnas Babel. Empat Pos SAR diantaranya, dua Pos di Pulau Belitung, tepatnya di Belitung Timur dan Belitung. Sedangkan di Pulau Bangka, di Toboali Kabupaten Bangka Selatan, dan Muntok, Bangka Barat," tambahnya

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved