Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BMKG Prediksi Bangka Belitung Masuk Musim Kemarau, Cuaca Bersifat Sporadis

Perubahan cuaca yang tidak menentu terkadang panas dan hujan bersifat sporadis, tak jarang disertai angin kencang atau puting beliung.

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Resha
ILUSTRASI Sungai Spiritus yang berada di kawasan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlihat menyusut saat musim kemarau 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Seksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I B, Depati Amir Pangkalpinang, Kurniaji, memperkirakan wilayah Bangka Belitung memasuki kondisi cuaca tidak menentu.

Perubahan cuaca yang tidak menentu terkadang panas dan hujan bersifat sporadis, tak jarang disertai angin kencang atau puting beliung.

Baca juga: Kenapa Komorbid Diabetes Melitus Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Covid-19 di Pangkalpinang?

"Tiupan angin dari alat kami di bandara, maksimal kecepatan anginnya, 13 knot atau sekitar 25 km/jam. Angin tersebut belum dikatagorikan angin kencang karena di bawah 20 knot atau 40 km/jam," kata Kurniaji, kepada Bangkapos.com, Rabu (21/7/2021).

Perubahan cuaca seperti ini lanjutnya layaknya musim pancaroba dari hujan ke kemarau. Padahal, kondisi serupa sudah dilewati di awal-awal bulan Juni lalu.

Dengan kondisi yang tidak menentu, hujan masih terjadi disebagian wilayah di Bangka Belitung. 
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BMKG tentang peringatan dini cuaca pada tanggal, Rabu 21 Juli 2021.

Daerah yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang, di antaranya.

Di wilayah Jebus, Parittiga, Kelapa, Riausilip, Belinyu, Bakam, Bakam, Pudingbesar, Mendo Barat, Merawang, Gerunggang, Gabek, Pangkalbalam.

Selani itu, Kecamatan Bukitintan, Tamansari, Rangkui, Girimaya, Pangkalan Baru, Simpangkatis, Namang, Sijuk, Kelapakampit.

Dapat meluas ke Kecamatan Muntok, Simpangteritip, Tempilang, Pemali, Sungailiat, Sungaiselan, Tanjungpandan, Badau, Simpangrenggiang, dan sekitarnya. 

Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved