Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Data Terbaru 79 Ribu Keluarga Kurang Mampu di Babel Berhak Pakai LPG 3 Kg

Namun jumlah tersebut belum termasuk kategori nelayan dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang berhak juga menggunakan gas elpiji 3 Kg.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
bangkapos.com
Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur saat ditemui bangkapos.com di ruang Komisi II DPRD Babel, Rabu (7/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Komisi II DPRD Babel Adet Mastur mendapatkan laporan baru kisaran 79.000 kepala keluarga (KK) terdata yang dalam kategori masyarakat tidak mampu, maka dapat menggunakan gas elpiji 3 Kg.

Laporan itu diperoleh saat rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (21/7/2021) dari data yang tercatat yang dihadiri oleh Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil,  Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Babel dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung.

Namun jumlah tersebut belum termasuk kategori nelayan dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang berhak juga menggunakan gas elpiji 3 Kg.

"RDP ini melibatkan berbagai OPD, dinas sosial sendiri berkenaan dengan kategori masyarakat yang tak mampu itu, dari sisi penghasilan, orang yang berpendapatan Rp3 Juta ke bawah, artinya berhak menggunakan gas elpiji subsidi itu," ujar Adet saat ditemui bangkapos.com usai RDP.

Apabila pihak DRPD Bangka Belitung sudah menerima data jumlah penduduk yang berhak menerima gas elpiji 3 Kg ini, maka akan kembali menggelar rapat dengar pendapat dengan Pertamina dan Bank BRI

"Kita akan memanggil kembali pihak Pertamina, memanggil Bank BRI yang mengeluarkan kartu kendali untuk masyarakat yang berhak menerima gas elpiji ini.

Saat ini masih belum akuratnya, makan kami tekankan kepada dinas dukcapil, jumlah para nelayan dan pelaku usaha kecil harus segera disampaikan kepada kami," saran Adet.

Namun, Dia mengingatkan karena kondisi perekonomian setiap keluarga berubah-ubah maka setiap enam bulan sekali penting untuk dilakukan perbaruan data agar penerima gas elpiji 3 Kg ini tepat sasaran.

"Rapat berikutnya, saat memanggila pihak Pertamina, kami akan menetapkan jumlah KK yang berhak menerima, tadinya dalam satu KK, hanya bisa 3 tabung per bulan, keinginan kami, masyarakat harus mendapatkan 4 tabung per bulan, itu yang akan diperjuangkan," kata Adet.

Sementara itu, Komisi II DPRD Babel juga akan membahas terkait harga eceran tertinggi (HET) sesuai dengan jarak.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved