Breaking News:

Berita Sungailiat

Nelayan Jadi Tersangka KIP CBL Laut Bedukang, Erzaldi: Cooling Down Dulu, Saya Akan Cari Titik Temu

Permasalahan ini terjadi karena para nelayan menolak adanya aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Nelayan tiba di Pantai Aik Antu setelah turun dari KIP CBL, Rabu, (14/7/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menanggapi kasus tuntutan nelayan yang berujung penetapan tersangka di kawasan perairan Bedukang, Bangka lewat sosial media akun Instagramnya, Rabu (21/7/2021) pagi.

Permasalahan ini terjadi karena para nelayan menolak adanya aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Namun, KIP Citra Bangka Lestari (CBL) mitra PT Timah itu secara legal memiliki hak untuk menambang.

Orang nomor satu di Bangka Belitung itu mengaku tak punya kewenangan soal perizinan dan pembinaan tambang timah di Babel sesuai UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batu bara.

Namun Dia akan berusaha berkomunikasi dengan Anggota DPRD RI, Bambang Patijaya dan Sekretaris Kementerian ESDM, Ridwan Djamaludin.

Anggota DPRD RI, Bambang Patijaya akan berupaya untuk mencari titik temu antar dua kepentingan ini.

"Paling penting itu membuat suasana ini cooling down (menenangkan diri-red) dulu. Intinya ini ada dua kepentingan yang harus dicari titik temunya antar kepentingan nelayan dan kepentingan pertambangan," ujar pria yang kerap disapa BPJ itu, Selasa (21/7/2021).

Dia bersedia untuk menjadi penyambung lidah, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat, yang memegang kewenangan terkait pertambangan

"Pada dasarnya tidak ada masalah mengenai hal itu, pertambangan itu ada prosedurnya, ketika sosialisasi belum clear, itu dirembuk dulu dengan masyarakat," kata BPJ.

Ditambahkan anggota dewan daerah pilih Bangka Belitung ini, hal yang terpenting harus dilakukan adalah mediasi antar dua kepentingan tersebut.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved