Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Babel Terpaksa Berutang, Syarat Pencairan Rp245 Miliar Disetujui PT SMI, Duitnya Buat Ini  

Di tengah situasi keuangan yang sulit akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) terpaksa berutang untuk menjalank

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Di tengah situasi keuangan yang sulit akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) terpaksa berutang untuk menjalankan sejumlah proyek strategis. Nilainya juga cukup tinggi mencapai Rp245 Miliar.

Anggaran tersebut dipinjam dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) perusahaan BUMN, yang menjalankan program pinjaman daerah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan, proyek strategis tersebut telah berjalan tahun ini dan ditargetkan selesai tahun ini pula. 

"Kalau target dua kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) dan pekerjaan umum penataan ruang (PUPR) tahun ini. Yang lainya ada sebagian kita meminta seperti di RSUD Soekarno ada beberapa kegiatan pengadaan alat kesehatan, kamar jenazah dan lainya, ada selesai tahun ini, serta tahun depan, 2022," jelas Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Rabu (21/7/2021) di kantor gubernur.

Abdul Fatah, menjelaskan, sebelumnya Pemprov Babel menghadapi kendala dari perjanjian ke PT SMI berkaitan dengan pembayaran setiap proyek hanya dapat  dilakukan secara keseluruhan, bila proyek telah selesai.

Tetapi, saat ini telah disepakati dan disetujui oleh PT SMI berkaitan addendum tambahan klausula dalam pencairan anggaran dalam perjanjian peminjaman.

"Ada beberapa hambatan dalam melaksanakan kegiatan dari sisi pembayaran karena dalam kontrak kerja ini menjadi satu paket untuk melancarkan paket itu oleh PT SMI diaddendum. Jadi pekerjaan di rumah sakit, rumah sakit sendiri, kegiatan di Dinas PU dan DKP adalah sendiri tanpa menunggu harus clear semua baru bayar. Tetapi tidak, mana kegiatan yang selesai dibayarkan sendiri-sendiri dan sudah selesai permasalahanya," kata mantan Sekda Pemkab Belitung ini.

Dia memastikan, peminjaman anggaran sebesar Rp245 miliar yang bersumber dari dana PT SMI digunakan untuk pembiayan tiga macam kegiatan. 

Pertama peningkatan infrastruktur jalan dilakukan PUPR dan Perkim, kedua pembangunan sarana dan sarana Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Batu Rusa dilajukan DKP dan peningkatkan alkes dan sarana pendukung lainya di RSUD Soekarno.

"Kemudian untuk formalnya perubahan addendum yang sudah clear akan diagendakan dalam waktu dekat, berkaitan perubahan ini," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved