Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Babel Terpaksa Berutang, Syarat Pencairan Rp245 Miliar Disetujui PT SMI, Duitnya Buat Ini  

Di tengah situasi keuangan yang sulit akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) terpaksa berutang untuk menjalank

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

Fatah, menambahkan, pelaksanan proyek telah berjalan ditargetkan selesai tahun ini hingga tahun depan. "Sudah dilaksanakan dan sudah lelang, seperti kegiatan peningkatan infrastruktur sudah dalam pengerjaan dan pekerjaan PPI di DKP sudah selesai lelang sudah ada pemenang tinggal direview Inspektorat setelah itu penandangan kontrak, termasuk rumah sakit dilakukan juga," jelasnya.

Terpisah, Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Bappeda Babel, Agung Dwi Chandra, mengatakan, pelaksanan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan MoU antara Pemprov dengan PT SMI sebelumnya masih bersifat umum.

"Itu terkait dengan pengajuan pencairan pendanaan berlaku efektif dilakukan pemisahan berdasarkan penanggungjawab atau perangkat daerah masing-masing melakukan peminjaman terhadap PT SMI. Jadi, pencairan pinjaman agar dapat dipisah, berdasarkan paket kegiatan yang sudah dilaksanakan," kata Agung.

Agung menambahkan, untuk melunasi peminjaman, diberikan tempo waktu tiga tahun, dari tahun 2022, 2023 dan 2024 dengan dipotong dari dana alokasi umum (DAU).

"Bayar utang itu terhitung, tahun depan, selama tiga tahun, jumlah Rp 245 miliar untuk tiga dinas dengan pembayaran nol persen bunga. Untuk pengerjaan kalau bisa dikejar tahun ini dan sampai saat ini proses telah berjalan dari dinas PU juga telah minta realisasinya karena sudah berjalan, agar mereka cepat dibayar," jelasnya.

Dia juga menambahkan, seiring dilakukan pembangunan ini diharapkan pemerintah daerah dapat menambah infrastruktur dalam upaya pemulihan ekonomi di Babel saat ini.

"Karena harapan kita dengan tersedia infrastruktur terkait pelayanan publik ini bisa meningkatkan pergerakan ekonomi di masyarakat," harapnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Berikut Tiga Proyek Pembangunan Dari Anggaran Pinjaman PT SMI

1. Proyek pembangunan jalan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum di empat lokasi di Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Bangka Barat senilai Rp121 miliar. 

2. Proyek peningkatan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sungai Batu Rusa oleh Dinas Kelautan Perikanan (DKP) nilainya Rp33 miliar.

3. Proyek pembangunan gedung bunker radio theraphy RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno total anggaran Rp 90,5 miliar, dengan pembagian gedung radio theraphy Rp 2,4 miliar, alat kesehatan (alkes) Rp 61,8 miliar, kamar jenazah Rp 2,4 miliar dan uninterruptible power supply (UPS) Rp2,2 miliar.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved