Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Polisi Tetapkan 3 Pemilik Alat Pertambangan TI Rajuk Jadi Tersangka

Direktorat Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung dan Polres Bangka Tengah mengamankan tiga penambang ilegal di Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk.

Penulis: tidakada001 | Editor: Agus Nuryadhyn
ist/Polda Babel
PENAMBANG ILEGAL - Ditkrimsus Polda Babel dan Polres Bangka Tengah saat melakukan penangkapan penambang ilegal di Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Sabtu (17/7). 

BANGKAPOS.COM - Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Bangka Tengah mengamankan tiga penambang ilegal di Kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Sabtu (17/7). Ketiganya yaitu MC alias Adut, RIB dan M alias Mud.

Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol A Maladi membenarkan penangkapan ini. Bahkan diakuinya, saat ini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ketiganya sudah diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari informasinya, mereka berperan sebagai pemilik alat-alat pertambangan rajuk,” ujar Maladi dalam rilisnya.

Selain mengamankan ketiga, polisi juga menyita barang bukti peralatan tambang yaitu tiga unit mesin robin dan pompa tanah, enam selang spiral, tiga selang monitor, tiga karpet, tiga sakan dan enam drum.

“Penangkapan ini berawal dari adanya aduan masyarakat mengenai penambangan tanpa izin di kawasan itu. Selain itu berdasarkan pengakuan dari ketiga tersangka ini, mereka bekerja atas inisiatif sendiri dan kegiatan tersebut sudah berjalan kurang lebih satu bulan,” tegasnya.

Maladi menambahkan atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka diancam pasal 158 UU nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba dengan ancaman kurung­an lima tahun penjara. “Tetapi aktivitas mereka ini tidak dilakukan setiap hari, mereka curi-curi waktu serta melihat situasi untuk bekerja.” jelas Maladi. (ara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved