Breaking News:

Berita Belitung

Warga Jakarta dan Banten Terombang-ambing di Laut Tanpa Makan, Di Hari Keempat Keberuntungan Datang

Karena tak tahan bekerja dan perlakuan di KM Fajar Sinar Jaya itu, Zainal dan Dandi pun nekat melompat ke laut. Modal keduanya hanya pelampung orange

Editor: Dedy Qurniawan
Pos Belitung/Disa Aryandi
Zainal (kanan), Dandi (kiri) ketika berada di pelabuhan nelayan Baro, Tanjungpandan, Belitung, Senin (19/7/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Zainal (26) dan Dandi Wahyudi (26) nekat melompat dari kapal tempatnya bekerja dan terombang-ambing di laut selama empat hari tiga malam.

Keduanya bertahan hidup di tengah laut berhari-hari tanpa makan.

Zainal yang merupakan warga Jatinegara, Kampung Pulo, Jakarta Timur, dan Dandi warga Pasir Kelapa Pandeglang, Banten hanya minum seadanya dari air hujan di tengah laut.

Di hari keempat berjuang hidup, ada kapal nelayan dari Tanjungpandan, Belitung, yang melihat mereka.

Mereka berdua akhirnya diselamatkan dan dibawa ke daratan Pulau Belitung.

Zainal dan Dandi yang nekat melompat ke laut berawal dari tidak tahannya mereka dengan perlakuan di tempat mereka bekerja, KM Fajar Sinar Jaya. 

Mereka bekerja sebagai nelayan di kapal tersebut.

"Kami berangkat dari Muara Angke. Satu bulan melaut, dan kami terjun dari kapal saat kami mencari ikan di perairan Indramayu," kata Zainal dan Dandi ketika bercerita kepada posbelitung.co, Senin (19/7/2021).

Karena tak tahan bekerja dan perlakuan di KM Fajar Sinar Jaya itu, Zainal dan Dandi pun nekat melompat ke laut.

Modal keduanya hanya pelampung orange.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved