Breaking News:

Virus Corona

Warga Singapura Khawatir Beli Ikan Gara-gara Varian Delta Diduga Berasal dari Nelayan Indonesia

Warga Singapura Khawatir Beli Ikan Gara-gara Varian Delta Diduga Berasal dari Nelayan Indonesia

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
KOMPAS.com/ ERICSSEN
Ikon wisata Singapura, Taman Merlion di distrik Marina Bay 

BANGKAPOS.COM -- Media Singapura mengungkit terjadi kekhawatiran keamanan ikan di Singpura pasca cluster Covid-19 di Pelabuhan Perikanan Jurong Singapura. Merebaknya kasus di kawasan itu ditengarai dari kapal nelayan Indonesia.

Media The Straits Times menerbitkan laporan berjudul "Jurong Fishery Port Covid-19 cluster likely spread from Indonesian or other fishing boats; fish in S'pore still safe to eat: Kenneth Mak,".

Pada berita tersebut, pejabat publik, yakni Direktur Pelayanan Kesehatan Singapura Kenneth Mak, menyatakan Ikan di Singapura masih aman untuk dikonsumsi, meskipun kemungkinan kasus cluster Pelabuhan Perikanan Jurong berasal dari kapal nelayan Indonesia atau lainnya.

"Kami tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa penularan terjadi melalui ikan yang terkontaminasi. Kami percaya bahwa ikan yang masih kami konsumsi dan nikmati tetap aman untuk dikonsumsi," katanya dalam konferensi pers yang diadakan oleh gugus tugas multi-kementerian penanganan Covid-19 .

Ada 321 kasus yang terkait dengan cluster Pelabuhan Perikanan Jurong hingga Selasa.

"Jumlah ini akan meningkat karena kami menemukan lebih banyak kasus di tempat-tempat ini dan di pasar basah lainnya," kata Associate Professor Mak.

Infeksi telah terdeteksi di total 28 pasar dan pusat makanan, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan pada konferensi pers pada hari Selasa.

Prof Mak menambahkan, tes kelompok kasus pertama telah mengidentifikasi varian Delta sebagai penyebab infeksi Covid-19 di cluster ini.

"Varian kekhawatiran yang teridentifikasi memiliki ciri-ciri yang mirip dengan apa yang kami lihat dalam kasus lain yang kami temukan dalam kasus impor dari Indonesia," katanya.

“Jadi kami yakin penularan Covid-19 di cluster ini sudah masuk, mungkin lewat jalur laut, ke pelabuhan perikanan, kemungkinan dari kapal nelayan Indonesia atau kapal nelayan lain yang membawa ikan ke pelabuhan. Mekanisme penularan yang tepat dari kapal ke orang yang mengoperasikan kios di pelabuhan tidak sepenuhnya jelas."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved