Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Anggaran PON Terancam Dipangkas Jadi Rp7 Miliar, Komisi II DPRD Siap Bantu Cari Dana Tambahan

Uang yang sedianya dialokasikan Rp12,5 miliar untuk 80 atlet Bangka Belitung itu akan berkurang menjadi Rp7 miliar.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Bangkapos/Riki Pratama.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Babel, Adet Mastur. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur belum mengetahui secara pasti terkait anggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua yang terancam dipangkas.

Uang yang sedianya dialokasikan Rp12,5 miliar untuk 80 atlet Bangka Belitung itu akan berkurang menjadi Rp7 miliar.

"Sampai saat ini belum ada bahasan terhadap refocusing mengenai dana PON, jadi belum jelas terjadi pemotongan tadi, di DPRD belum ada pembahasan," ujar Adet, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Anggaran PON Terancam Dipangkas Jadi Rp7 Miliar, KONI Babel Bingung, Bakuda Sebut Lagi Defisit

Baca juga: Sejumlah Proyek Pinjaman ke SMI Telah Berjalan, Pemprov Babel Diberikan Tempo 3 Tahun Melunasi

Baca juga: Mulkan Apresiasi Kajati Babel Selamatkan Aset Pemkab Bangka Pantai Parai Senilai Rp 120 Miliar

Lebih lanjut, Dia menyebutkan mengenai permasalahan ini, pihak Komisi II DPRD Bangka Belitung meminta agar KONI Babel memberikan rincian anggaran yang dibutuhkan.

"Kita lihat cabang olahraga dan atlet yang dikirim, itu harus disesuaikan. Kalau anggarannya kurang, mesti harus kita bertahan, karena hasil rapat kemarin, kita minta rincian, kemarin baru dibahas secara global," kata Adet.

Diakuinya, awalnya memang dianggarkan Rp12,5 miliar tetapi tetap perincian saat ini dibutuhkan dalam penyelesaian perihal tersebut.

"Kalau misalnya kekurangan anggaran, tetap kami akan mengajukan tambahan anggaran, kalau memang kekurangan anggaran. Intinya saat ini, kita ingin mengetahui mana yang menjadi skala prioritas, karena saat ini kondisi sedang defisit," kata Adet.

Dia menambahkan, pengajuan tambahan anggaran ini bisa meminta bantuan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman untuk berkoordinasi dengan stakeholder yang memungkinkan bisa membantu.

"Yang jelas akan kita usahakan, kalau memang sudah mentok dari anggaran dari APBD tidak bisa, harapan kita, gubernur bisa memanggil pihak terkait seperti BUMD atau BUMN, untuk membantu atlet kita yang mengharumkan nama Bangka Belitung ini," kata Adet.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved