Breaking News:

Anggota DPR Ini Sebut Memalukan, Presiden Jokowi Ubah Statuta UI dan Ari Kuncoro Rangkap Jabatan

Kritik serupa dilakukan anggota DPR lainnya, Mardani Ali Sera mengungkapkan keputusan itu sangat menyedihkan.

Editor: Alza Munzi
BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo 

BANGKAPOS.COM - Rektor UI Ari Kuncoro tetap sebagai Wakil Komisaris BRI menyusul perubahan Statuta UI.

Sebelumnya, Statuta UI mengatur rektor tidak boleh merangkap jabatan sebagai pejabat perusahaan di BUMN dan BUMD.

Anggota DPR RI Fadli Zon mengkritik keputusan presiden tersebut dan dinilainya memalukan.

Kritik serupa dilakukan anggota DPR lainnya, Mardani Ali Sera mengungkapkan keputusan itu sangat menyedihkan.

Perubahan Statuta UI itu dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI.

PP tersebut merevisi PP No 68 Tahun 2013 yang menyebutkan, Rektor dan Wakil Rektor UI tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai pejabat perusahaan BUMN atau BUMD.

Dengan diterbitkannya PP terbaru, Ari Kuncoro tetap bisa menjabat sebagai Rektor UI sekaligus Wakil Komisaris BRI.

Keputusan Jokowi itu sontak menuai kritikan dari sejumlah kalangan, termasuk awam yang kembali mengingatkan Jokowi atas janjinya dulu.

Bahkan video lama Jokowi yang melarang pejabat merangkap jabatan kembali dimunculkan dan viral di sejumlah media sosial.

Saat itu, Jokowi yang terpilih sebagai presiden dalam Pilpres 2014 bersiap akan mengumumkan nama-nama menteri yang akan membantunya bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved