Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Babel Zona Merah Kecuali Beltim, Belajar Tatap Muka Harus Pertimbangkan Peta Zonasi Hingga RT

Kebijakan pembelajaran tatap muka harus mempertimbangkan faktor peta zonasi per kelurahan hingga desa termasuk RT/RW.

Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Pelajar SMK Negeri 1 Pangkalpinang masuk sekolah, Kamis (10/6/2021). Di masa pandemi Covid-19 ini, pihak sekolah menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah siswa yang masuk dalam satu kelas pun dibatasi dan jam belajar diatur sehingga tidak terjadi kerumunan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pembelajaran tatap muka di sebagian besar sekolah di Bangka Belitung saat ini terpaksa menggunakan sistem daring.

Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat Bangka Belitung.

Apalagi saat ini enam dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah berstatus zona merah Covid-19.

Satgas Penanganan Covid-19 Republik Indonesia merilis data terbaru zona risiko covid-19 di Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Dalam data terbaru itu, tercatat ada 180 daerah berstatus zona merah dari yang semula hanya 129 daerah.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berdasarkan data terbaru tersebut dari tujuh kabupaten/kota hanya Belitung Timur yang tidak ditetapkan sebagai zona merah oleh pemerintah pusat.

Belitung Timur masuk daerah kabupaten/kota yang berstatus zona oranye.

Sekretaris Percepatan Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan, dengan hampir semua daerah masuk zona merah, diharapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilakukan sesuai kebijakan masing-masing daerah.

Kebijakan pembelajaran tatap muka harus mempertimbangkan faktor peta zonasi per kelurahan hingga desa termasuk RT/RW.

"Kebijakan pembelajaran tatap muka ditentukan berdasarkan masing-masing daerah. Ambil contoh di Bangka Barat memiliki ketentuan misalnya sekolah harus menyiapkan Satgas Covid. Ada prokes di sekolah itu, kemudian anak masuk sekolah dengan hasil test negatif, dan mendapat persetujuan orangtua dan Satgas masing-masing daerah," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Kamis (22/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved