Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bulog Klaim Stok Beras di Bangka Belitung Aman Hingga Dua Bulan Kedepan

Dikatakan Fifi sapaan akrabnya, terkait persediaan stok beras di Pulau Belitung sendiri masih dalam kategori aman.

Penulis: Magang1 | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Sejumlah ibu rumahtangga saat menggendong beras. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Bangka mengklaim stok beras yang tersedia di Gudang Bulog Cabang Bangka dalam jumlah aman dan dapat memenuhi permintaan beras selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hingga Juli 2021 setidaknya jumlah stok beras di Gudang Bulog Cabang Bangka mencapai 500 ton.

Demikian yang diungkapkan oleh Pemimpin Perum Bulog Cabang Bangka, Taufiqurokhmah Tussak kepada Bangkapos.

"Untuk stok kita cukup banyak di Bangka Belitung ini, di Bangka sendiri ada stok sekitar 500 ton dan saat ini ada di Pelabuhan siap bersandar dan dibongkar dalam minggu ini ada 500 ton," kata dia di Pangkalpinang, Kamis (22/7/2021).

Dikatakan Fifi sapaan akrabnya, terkait persediaan stok beras di Pulau Belitung sendiri masih dalam kategori aman.

Setidaknya di Gudang Bulog Belitung tersedia sebanyak 600 ton beras.

Baca juga: Sedih Tak Dapat Bantuan Beras PPKM, Dua Warga Kecamatan Gabek Pulang dengan Tangan Hampa

"Jadi untuk ketersediaan cukup sekali," terang Fifi.

Lanjut dia, jika bantuan program beras seberat 10 kilogram selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2021 terus dilakukan hingga Kedepannya stok beras tersebut hanya mampu memenuhi hingga dua bulan.

Meskipun begitu pihaknya telah melakukan upaya penambahan stok beras hingga 1000 ton guna mencegah kekurangan kebutuhan beras dimasyarakat.

Begitupun dengan pendistribusian yang hingga kini belum ada permasalahan.

"Kalau untuk estimasinya cukup hingga dua bulan. Usulan untuk penambahan stok juga ada. Kita lihat kalau memang kegiatan bantuan sosial ini berlanjut akan kita minta tambahan lagi, biasanya 500 sampai 1000 ton," kata Fifi. (Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved