Breaking News:

Es Krim Milik Unilever Bikin Israel Mencak-mencak hingga Dicap Es Krim Anti-Israel, Ini Penyebabnya

“Kami memiliki kemitraan lama dengan pemegang lisensi kami, yang memproduksi es krim Ben & Jerrys di Israel dan mendistribusikannya di wilayah ...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
afp
Polisi Israel mengamankan warga Palestina dalam protes penggusuran rumah warga Palestina di Sheik Jarrah Jerusalem Timur 6 Mei 2021 

Es Krim Milik Unilever Bikin Israel Mencak-mencak hingga Dicap Es Krim Anti-Israel, Ini Penyebabnya

BANGKAPOS.COM -- Pemerintah Israel mendadak kepanasan dan mencak-mencak setelah Produsen es krim terkenal Ben & Jerrys milik raksasa consumer good Unilever membela Palestina.

Dikabarkan, Manajemen Ben & Jerrys terang-terangan membela Palestina dengan mengumumkan penghentian penjualannya di daerah Palestina yang diduduki Israel (Occupied Palestinian Territory/OPT) di Tepi Barat dan permukiman Jerusalem Timur.

Ben & Jerrys didirikan di Vermont, Amerika pada 1978  dalam situsnya Senin, 19 Juli 2021, mengatakan penjualan produk mereka di daerah Palestina yang diduduki Israel (Occupied Palestinian Territory/OPT) tidak sesuai dengan nilai-nilai bisnis mereka.

“Kami memiliki kemitraan lama dengan pemegang lisensi kami, yang memproduksi es krim Ben & Jerrys di Israel dan mendistribusikannya di wilayah tersebut,” kata pernyataan itu.

“Kami akan mengubah ini, jadi kami telah memberi tahu pemegang lisensi kami bahwa kami tidak akan memperbarui perjanjian lisensi ketika berakhir pada akhir tahun depan.”

Baca juga: Lagi, Israel Balas Serangan Balon Udara Pembakar Pakai Jet Tempur, Pabrik Senjata Hamas Rusak

Meski demikian Ben & Jerrys, dikenal sebagai perusahaan yang peduli dalam masalah keadilan sosial, menegaskan keputusan terbaru ini bukan memboikot total Israel, hanya di "wilayah Palestina yang diduduki Israel (OPT)."

"Meskipun Ben & Jerrys tidak lagi dijual di OPT, kami akan tetap berada di Israel melalui pengaturan yang berbeda," katanya. 

Langkah produsen es krim ini disambut hangat oleh gerakan akar rumput Palestina The BDS (Boycott, Divestment and Sanctions) yang selama ini berkampanye agar perusahaan tidak berbisnis dengan Israel yang dianggap menerapkan sistem apartheid.

Bulan lalu kelompok Vermonters for Justice in Palestine meminta Ben & Jerry's untuk "mengakhiri keterlibatan dalam pendudukan Israel dan pelanggaran hak asasi warga Palestina".

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved