Breaking News:

Lawan Covid19

Kemenkes Beberkan Hasil Testing dan Tracing di Daerah PPKM Level 4 Selama 3 Hari Terakhir

Kemenkes mengungkap adanya penularan yang luas di dalam masyarakat dan perlu penambahan testing untuk segera mengidentifikasi kasus yang sakit.

Editor: fitriadi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga melakukan tes PCR di GSI Lab Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021). Kredivo menggandeng Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab), perluas tes PCR di Indonesia dengan alokasikan dana sebesar US$ 100.000 atau setara dengan lebih dari 2 ribu tes PCR yang bertujuan untuk mempercepat tracing dan testing secara cepat dan akurat sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tribunnews/Irwan Rismawan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI mengungkap adanya penularan Covid-19 yang luas di dalam masyarakat.

Untuk itu perlu penambahan testing untuk segera mengidentifikasi kasus yang sakit dengan populasi yang sehat.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi M Epid mengatakan secara nasional jumlah testing (tes) nasional meningkat.

Namun demikian, testing dan tracing (lacak) di daerah PPKM Level 4 masih rendah terutama dalam tiga hari terakhir.

Hal tersebut disampaikannya dalam Siaran Pers PPKM di kanal YouTube FMB9ID_IKP pada Rabu (21/7/2021).

"Khusus capaian terhadap testing dan tracing di daerah PPKM Level 4 masih rendah, terutama tiga hari terakhir yang terus mengalami penurunan," kata Nadia.

Selain itu, kata dia, angka positivity rate juga terlihat masih di atas 5% dan di beberapa provinsi, angka positif tersebut terlihat peningkatan.

Hal tersebut, kata dia, menunjukkan adanya penularan yang luas di dalam masyarakat dan perlu penambahan testing untuk segera mengidentifikasi kasus yang sakit dengan populasi yang sehat.

Karena dengan itu, lanjut dia, rantai penularan bisa diputuskan.

"Terkait capaian testing tiga hari terakhir, hanya lima kabupaten kota yang mencapai target di atas 90% yaitu Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Surakarta, dan Kota Yogyakarta, serta Kabupaten Sumenep," kata Nadia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved