Breaking News:

Ini yang Bikin Pasien Corona Kesulitan Bernapas dan Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen Dalam Darah

Banyak pasien Corona yang kekurangan kadar oksigen dalam darah dan membutuhkan bantuan eksternal.

Editor: Alza Munzi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Relawan memeriksa tabung oksigen beserta regulator dan nasal canul sebelum dipinjamkan kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, di Jakarta, Senin (5/7/2021). 

Nilai yang lebih rendah dari 90% dianggap saturasi oksigen rendah.

Artinya orang tersebut membutuhkan suplementasi oksigen eksternal.

Cara Mengukur Saturasi Oksigen dalam Darah

Pengukuran saturasi oksigen sangat penting bagi pasien dengan kondisi kesehatan yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah.

Kondisi tersebut antara lain penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, pneumonia, kanker paru-paru, anemia, gagal jantung, serangan jantung, dan gangguan kardiopulmoner lainnya.

Metode yang paling umum untuk mengukur saturasi oksigen adalah oksimetri nadi.

Ini adalah metode non-invasif yang mudah, tanpa rasa sakit.

Caranya probe ditempatkan di ujung jari atau daun telinga untuk mengukur saturasi oksigen secara tidak langsung.

Metode lain untuk mengukur saturasi oksigen dalam darah adalah dengan tes gas darah.

Tes gas darah adalah pendekatan lain untuk secara akurat mengukur tingkat oksigen dan karbon dioksida dalam darah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved