Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Corona Terus Meningkat, Erzaldi Khawatir Babel Masuk Penerapan PPKM Level 4

Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengkhawatirkan dengan meningkatkan kasus Covid-19 di Babel saat ini membuat pemerintah pusa

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
Bangka Pos/DOK
Gubernur Babel Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengkhawatirkan dengan meningkatkan kasus Covid-19 di Babel saat ini membuat pemerintah pusat mengambil kebijakan untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Diketahui setiap harinya kasus di Babel yang terkonfirmasi positif Covid-19 selalu mencapai 500 orang ditambah peningkatan kasus kematian.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman, mengatakan pemerintah saat ini telah mempersiapkan kondisi terburuk apabila Babel nantinya ditetapkan masuk dalam PPKM level 4 oleh pemerintah pusat.

PPKM level 4  merupakan sebutan yang sama dengan PPKM Darurat. Pemerintah telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4  disejumlah wilayah di Jawa dan Bali mulai Rabu (21/7/2021) lalu.

Pembatasan itu merupakan perpanjangan dari PPKM Darurat yang berlaku 3-20 Juli.

"Kemarin sudah diingatkan kita persiapan mencegah jangan sampai PPKM level 4. Tetapi kita harus siap, apabila sudah menjadi ketetapan pemerintah pusat,"kata Erzaldi kepada Bangkapos.com, Jumat (23/7/2021) di rumdin Babel.

Dia mengkhawatirkan apabila Babel ditetapkan masuk ke level empat, maka semua kegiatan dan aktivitas otomatis akan dibatasi.

"Kalau nanti sudah di posisi level 4 yang menetapkan pemerintah pusat, kita harus melaksnakan. Dan besok kami sudah meminta kawan-lawan di lapangan mempersiapkan data dan apa kebijakanya besok pukul 10.00 WIB ada rapat via zoom untuk persiapan kebijakan kedepanya kita ambil seperti apa," lanjutnya.

Erzaldi mengharapkan, pihaknya tidak menginginkan Babel masuk dalam PPKM level 4. Ia minta dukungan masyarakat untuk terus meningkatkan kepatuhan terkait protokol kesehatan.

"Kita semua tidak mau dan berdoa agar tidak masuk level 4 karena biaya sangat besar dan kasihan masyarakat kita. Saya berulang kali sampaikan ke masyarakat, kalau memang tidak penting jangan keluar rumah, jauhi kerumunan, patuhi prokes,"ajaknya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved