Breaking News:

Virus Corona

Apakah Vaksin Sinovac Aman? WHO Ungkap Data Sebenarnya Tentang Vaksin Asal China Itu

Apakah Vaksin Sinovac Aman? WHO Ungkap Data Sebenarnya Tentang Vaksin Asal China Itu

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
TRIBUN LAMPUNG/Deni Saputra
Petugas medis menyuntikkan vaksin Covid 19 Sinovac tahap kedua kepada pejabat kota Bandar Lampung di Halaman Gedung Pelayanan Satu Atap, Lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (29/1/2021). Vaksinasi tahap dua di kota Bandar Lampung dilakukan 14 hari setelah tahap pertama dan ditargetkan sebanyak 9.624 vaksin Covid 19 Sinovac untuk pejabat Pemerintah Daerah, anggota DPRD, tenaga kesehatan, TNI dan Polri. TNI Polri dan Pelayan Publik Divaksin Bulan Maret, Masyarakat Umum April hingga Mei 2021(Tribun Lampung/DENI SAPUTRA) 

BANGKPAOS.COM --  Kelompok Ahli Penasihat Strategis WHO (SAGE) tentang Imunisasi telah mengeluarkan rekomendasi sementara tentang untuk penggunaan vaksin COVID-19, Sinovac-CoronaVac atau Vaksin Sinovac yang dikembangkan oleh Sinovac/China National Pharmaceutical Group.

Artikel ini memberikan ringkasan rekomendasi sementara; rekomendasi sementara dan dokumen latar belakang juga tersedia secara online oleh laman resmi WHO.

Pada artikel berjudul "The Sinovac COVID-19 vaccine: What you need to know" yang diterbitkan laman resmi WHO, dijelaskan tentang hasil penelitian Vaksin Sinovac.

Berdasarkan laporan tersebut, SAGE telah menilai data kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin secara menyeluruh dan telah merekomendasikan penggunaannya untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Data keamanan saat ini terbatas untuk orang yang berusia di atas 60 tahun (karena sedikitnya jumlah peserta dalam uji klinis).

Meskipun tidak ada perbedaan dalam profil keamanan vaksin pada orang dewasa yang lebih tua dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih muda yang dapat diantisipasi, negara-negara yang mempertimbangkan untuk menggunakan vaksin ini pada orang yang lebih tua dari 60 tahun harus mempertahankan pemantauan keamanan yang aktif.

Sebagai bagian dari proses EUL, Sinovac telah berkomitmen untuk terus mengirimkan data tentang keamanan, kemanjuran, dan kualitas dalam uji coba dan peluncuran vaksin yang sedang berlangsung pada populasi, termasuk pada orang dewasa yang lebih tua.

Seberapa manjur vaksin itu?
Uji coba fase 3 besar di Brasil menunjukkan bahwa dua dosis, yang diberikan dengan selang waktu 14 hari, memiliki kemanjuran 51% terhadap infeksi SARS-CoV-2 yang bergejala, 100% terhadap COVID-19 yang parah, dan 100% terhadap rawat inap mulai 14 hari setelah menerima dosis kedua.

Dalam sebuah studi observasional, perkiraan efektivitas Sinovac-CoronaVac pada petugas kesehatan di Manaus, Brasil, di mana P.1 menyumbang 75% dari sampel SARS-CoV-2 adalah 49,6% terhadap infeksi simtomatik (4).

Efektivitas juga telah ditunjukkan dalam studi observasional di Sao Paulo dengan adanya sirkulasi P1 (83% sampel).

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved