Breaking News:

Berita Sungailiat

Hari Ini 7 Pasien Covid-19 Meninggal di Bangka, Kebutuhan Oksigen RSUD Depati Bahrin Naik 100 Persen

Permintaan gas oksigen di RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka meningkat drastis hingga dua kali lipat.

Penulis: Magang2 | Editor: El Tjandring
Kompas.com
Ilustrasi pasien Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Permintaan gas oksigen di RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka meningkat drastis hingga dua kali lipat.

Peningkatan permintaan oksigen ini berkaitan erat dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung termasuk kabupaten Bangka.

Per hari ini, Sabtu (24/7/2021) terdapat sebanyak 75 orang di Kabupaten Bangka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sembuh sebanyak 27 orang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

Bahkan angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bangka telah mencapai 135 kasus sejak awal pandemi Maret 2020 lalu.

"Hari ini bertambah tujuh orang yang meninggal dunia, jadi total yang meninggal ada sebanyak 135 orang," terang Boy.

Sementara untuk total kasus positif Covid-19 di kabupaten Bangka total sebanyak, 5.967 orang, 5.024 orang dinyatakan sembuh dan 808 masih dalam masa perawatan.

"Sampai saat ini kita sudah melakukan swab antigen sebanyak 13.006 kali kepada masyarakat di beberapa wilayah," kata dia.

Di tempat terpisah, pihak dari RSUD Depati Bahrin, dr Aswin menyampaikan bahwa saat ini permintaan gas oksigen meningkat hingga dua kali lipat.

Sebelumnya, RSUD Depati Bahrin Sungailiat dapat menghabiskan 30-40 tabung oksigen ukuran 6 m kubik setiap harinya.

"Sekarang kan lagi meningkat-meningkatnya yang positif, makanya kita bisa habis sampai 80 tabung oksigen setiap hari," kata Aswin.

Ia menuturkan apabila nantinya jumlah kasus positif semakin banyak dan yang sembuh semakin sedikit, maka otomatis ketersediaan tabung oksigen di RSUD Depati Bahrin bahkan di kabupaten Bangka akan semakin langkah.

Oleh karena itu, ia tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengindahkan protokol kesehatan dan jangan pernah lengah serta meremehkan virus corona ini.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved