Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Inilah Daftar 21 Provinsi dan 45 Kabupaten / Kota yang Bakal Diterapkan PPKM Darurat Level IV

PPKM Darurat di luar Jawa Bali ini akan diterapkan di 21 Provinsi / 45 Kabupaten - Kota mulai 26 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021

Istimewa
Daftar 21 Provinsi, 45 Kabupaten Kota di Luar Jawa Bali yang akan menerapkan PPKM Darurat Level IV 

Informasi tentang pemberlakukan PPKM Darurat di luar Jawa Bali ini semakin kentara dengan adanya rapat koordinasi sejumlah stage holder di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang saat berita ini diturunkan masih berlangsung di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa membenarkan, pihaknya tengah mengikuti rapat tentang pemberlakukan PPKM Darurat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Rapat tengah berlangsung, kita ingin semua berjalan lancar terkait kebijakan pemberlakukan PPKM Darurat. Kebetulan, sejumlah Kabupaten di Bangka Belitung akan menerapkan kebijakan tersebut” kata Mikron Antariksa.

Informasi tentang pemberlakukan PPKM Darurat 19 provinsi di luar Jawa - Bali ini sebenanrnya sudah tercium sejak dua harui lalu. Beredar foto tangkapan layar data-data daerah yang akan diterapkan PPKM darurat termasuk Bangka Belitung dalam sebuah rapat koordinasi yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dari tangkapan layar tersebut, tiga kabupaten di Bangka Belitung, diputuskan harus menerapkan PPKM Darurat Level IV.
Pemerintah mengganti istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjadi PPKM Level 4.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, perubahan itu disesuaikan dengan berubahnya kebijakan terkait pembatasan selama pandemi Covid-19.

"Perubahan istilah tersebut adalah bentuk yang tidak dapat terelakkan dalam perubahan kebijakan sehingga menghindari kesalahpahaman yang ada dari bentuk kebijakan sebelumnya," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/7/2021).

Wiku mengatakan, PPKM Level 4 diterapkan di kabupaten/kota di Jawa-Bali yang mencatatkan nilai asesmen level 4 dan level 3. Level 4 artinya, setiap provinsi mencatatkan kasus Covid-19 lebih dari 150 per 100.000 penduduk per minggu.

Kemudian, perawatan pasien di rumah sakit lebih dari 30 per 100.000 penduduk per minggu, dan kasus kematian lebih dari 5 per 100.000 penduduk per minggu.

Sementara level 3 berarti daerah yang mencatatkan kasus virus corona 50-150 per 100.000 penduduk per minggu.
PPKM Darurat atau level IV akan membatasi kegiatan dan aktivitas masyarakat dengan lebih ketat.

Beberapa poin penting adalah:
Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100% (seratus persen) Work From Home (WFH);
Kegiatan Belajar Mengajar dilakukan daring 100%

Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan buka hingga pukul 20.00 maks. dan kapasitas maks. 50%

Apotik/toko obat bisa buka penuh 24 jam

Penutupan pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan; tempat ibadah; fasilitas umum; sarana kegiatan seni/budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan

Restoran/Warung Makan hanya delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat

Transportasi umum kapasitas maks 70% dengan prokes ketat. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved