Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

PPKM Darurat Beratkan Sektor Penerbangan Komersiil, Tes PCR untuk Syarat Terbang Picu PHK Massal

Mahalnya Tes PCR yang menjadi syarat utama penerbangan dan memberatkan calon penumpang membuat penumpang pesawat turun drastis

Editor: ibnu Taufik juwariyanto
bangkapos.com / Deddy Marjaya
COVID-19 - Penumpang tampak akan berangkat menuju Jakarta dari Bandara Depati Amir, Minggu (15/3/2020) saat awal-awal munculnya isu covid-19. Saat ini, pemberlakuan PPKM Darurat Level IV di Luar Jawa mulai 26 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021 dirasa memperberat bisnis penerbangan komersiil. 

BANGKAPOS.COM , JAKARTA - Masih tingginya angka penularan Covid-19 tampaknya memaksa pemerintah untuk menetapkan pemberlakukan PPKM Darurat di 21 Provinsi meliputi 45 Kabupaten / Kota di Luar Pulau Jawa yang akan mulai berlaku mulai 26 Juli 2021 hingga 8 Agutus 2021 mendatang.

Berbagai pihak merasa keberatan dengan kebijakan ini karena memicu lesunya perekonomian. Sejumlah pihak mengaku PPKM Darurat dapat memicu munculnya PHK besar-besaran karena ekonomi yang terus melemah.

Kekhawatiran ini tak terkecuali akan terjadi di sektor penerbangan. Sejumlah maskapai mengeluh harus membatalkan sejumlah penerbangan lantaran okupansi penumpang yang tidak signifikan.

Contoh yang paling nyata adalah maskpai Lion Air yang sejak penerapan PPKM Darurat di Jawa Bali beberapa waktu lalu terpaksa harus mencancel 31 penerbangan.

Manager Operasional Maskapai Lion Air, Pangkalpinang, Amar mengakui bahwa pihaknya telah mencancel 31 penerbangan dari dan ke Pangkalpinang. Banyak pertimbangan sehingga pihaknya memutuskan untuk membatalkan penerbangan yang salah satunya adalah okupansi penumpang yang tidak signifikan.

Menurunnya jumlah penumpang ini tak lepas dari semakin sulitnya persyaratan yang harus dilengkapi penumpang untuk terbang di masa PPKM Darurat.

“Tampaknya PPKM Darurat juga akan diberlakukan di luar Jawa mulai 26 Juli mendatang. Ini tentu tak mudah bagi kami di sektor penerbangan,” kata Amar.

Ancaman PHK

Sumber lain menyebutkan, kebijakan PPKM Darurat yang suah diberlakukan di Jawa dan akan diberlakukan di 21 Provinsi di Luar Jawa ini telah membuat makin lesunya bisnis penerbangan.

Mahalnya Tes PCR yang menjadi syarat utama penerbangan dan memberatkan calon penumpang membuat penumpang pesawat turun drastis.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved