Breaking News:

Gosip Selebritis

Selebgram Herlin Kenza Jadi Tersangka Kasus Kerumunan di Pasar Lhokseumawe Aceh, Ini Kronologinya

Kerumunan masyarakat di salah satu toko di Pasar Inpres tersebut sudah melanggar Kekarantinaan Kesehatan dengan mengabaikan protokol kesehatan

Instagram @herlinkenza
Fakta-fakta selebgram Aceh Herlin Kenza atas dugaan kerumunan yang terjadi di Pasar Inpres, Lhokseumawe pada Jumat, (16/7/2021) lalu. 

Termsuk tas hingga kopernya ketika tengah melakukan perjalanan.

Menurut Herlin, alasannya memiliki banyak ajudan lantaran di Aceh ia memiliki banyak haters.

Hingga akhirnya ia berpikir untuk menyewa sembilan ajudan yang sigap melindunginya ketika ada haters yang menyerangnya.

"Kok bisa sampai pakai ajudan sampai tujuh orang?" tanya Ayu Ting Ting dalam sebuah program di Trans TV.

"Iya jadi di sana itu (Aceh) kan banyak haters ya, aku takut," jawab Herlin.

Mengaku Salah Sebabkan Kerumunan

Melalui Instagram pribadinya, @herlinkenza, Herlin Kenza mengaku salah ikut terlibat dalam peristiwa kerumunan.

Namun, Herlin Kenza menyebut pada saat itu ia hanya melakukan pekerjaan saja.

Bahkan, Herlin Kenza tak menyangka jika kondisi di sana bisa seramai itu.

"Aku tau aku salah.

Tapi disini aku hanya menjalankan pekerjaan aku.

Aku di undang

Dengan pengamanan super ketat.

Aku juga kaget kok bisa padat banget," tulis Herlin Kenza.

Dalam klarifikasinya di Instagram, Herlin Kenza menyebut jika ada pihak yang tidak menyukainya.

Sehingga, melaporkan kejadian kerumunan kepada pihak kepolisian.

"Kalau aku tau akan terjadi seperti ini mana mungkin aku lakukan.

Ini sudah menjadi takdir & teguran buat aku dan yang lain.

Dan yang paling utama

Aku tau ada orang di balik semua ini.

Ada orang yang mungkin tidak menyukai aku atau pihak lain yang ada di lokasi tersebut

Dan melaporkan kejadian kemarin.

Tapi,

Gpp..

Aku iklas kok," tulis Herlin.

Artikel ini telah tayang di Serambinews.com/Tribunnews.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved