Breaking News:

Residivis Ditembak

Iwan Syaraf Ditembak, Ternyata Dia Bobol Rumah Polisi

Rumah yang menjadi sasaran pencurian oleh Marwan alias Iwan Syaraf (35) di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka ternyata milik Anggota

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Anggota Buser Polres Bangka saat menangkap Iwan Syaraf, residivis pencurian saat berada di bengkel motor kawasan Desa Puding Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka, Minggu (25/7/2021).(Bangkapos.com/Deddy Marjaya) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Rumah yang menjadi sasaran pencurian oleh Marwan alias Iwan Syaraf (35) di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka ternyata milik Anggota Polri yang bertugas di Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Iwan Syaraf seorang diri behasil menyikat uang tunai Rp3 juta, laptop dan dua handphone saat rumah dalam keadaan tanpa penghuni.

Setelah kejadian, Iwan Syaraf berhasil dibekuk, Sabtu (24/7/2021) petang di sebuah bengkel motor di Desa Puding Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka. "Rumah terakhir yang dibobol Marwan alias Iwan Syaraf milik Anggota Polri yang bertugas di Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sementara baru dua TKP yang diakuinya namun kemungkinan bertambah," kata Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan diwakili Kasat Reskrim, AKP Ayu Kusuma Ningrum, Minggu (25/7/2021).

Iwan Syaraf mengaku dirinya tidak tahu kalau rumah yang ia bobol di Balunijuk milik polisi. Iwan Syaraf bermaksud berkunjung ke tempat temannya yang tak jauh dari lokasi namun sedang tak berada di rumah. 
"Dak tau pak kaloo itu rumah polisi, waktu lewat rumah tu sepi," kata Iwan Syaraf. 

Saat melintasi rumah ini, ia melihat peluang untuk beraksi. Kemudian Iwan Saraf masuk ke dalam rumah melalui cara mencongkel jendela menggunakan besi tampal ban yang memang selalu dibawa untuk mencuri. Tenyata memang rumah dalam keadaan kosong ditinggal pergi penghuninya. Iwan leluasa mencari barang berharga dan mengambil uang tunai Rp 3 juta, dua handphone dan sebua laptop. Setelah itu ia langsung melarikan diri.

Selanjutnya handphone dan laptop ia jual ke Warga Puding Besar dan Pangkalpinang.  Uangnya  ia gunakan untuk foya-foya di Lokasi Teluk Bayur Pangkalpinang, dan membeli Narkoba jenis sabu serta chip game higs domino.
"Barang e la punya duit e la abis pak untuk Kelokalisasi, traktir kawan, beli sabu kek beli chips skater (game higs domino -red)," kata Iwan Syaraf.

Iwan Saraf juga mengaku selain mencuri, ia juga menjual Narkoba jenis sabu. Jika ada Warga Puding Besar yang ingin menggunakan sabu, Iwan Syaraf yang mengambil ke Pangkalpinang. Tapi di samping itu,  Iwan Syaraf kerap menipu pengguna Narkoba. Terbukti sejumlah konsumennya memaki maki dirinya di SMS atau WA karena telah ditipu saat Anggota Buser mengecek isi HP Iwan Syarap.

Ini tidak dibantah oleh Iwan Saraf. "Iya pak terakhir ada yang minta sabu saya isikan butiran garam dapur dikasih uang oleh orang itu seratus empat puluh ribu," kata Iwan Saraf.

Seperti diketahui Marwan alias Iwan Saraf (35) Warga Nibung Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka dibekuk Tim Buser Polres Bangka dipimpin Ipda Judit Dwi Laksono, Sabtu (25/7/2021).
Tujuh kali Iwan Saraf (35) dipenjara kasus pencurian tak membuatnya jera. Usai bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bukitsemut bulan puasa lalu, Iwan Syaraf langsung beraksi lagu.

Pada Sabtu (24/7/2021) kemarin, Iwan Saraf berhasil dibekuk namun saat dilakukan pengembangan guna mencari bareng bukti Iwan Syaraf berusaha kabur. Tembakan peringatan tak diindahkan sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur melumpuhkan tersangka menggunakan tembakan di bagian kaki kiri.
(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved