Breaking News:

Dua Tentara Turki Tewas dan Dua Lainnya Terluka dalam Serangan Kendaraan Lapis Baja di Suriah Utara

pasukan Turki telah "membalas (melawan) posisi YPG" dari pos militer di daerah tersebut. "Tampaknya serangan ini akan berlanjut sepanjang malam,"

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
OMAR HAJ KADOUR / AFP
Seorang tentara Turki berjaga di belakang gerbang di jalan menuju pos militer selama demonstrasi menentang Turki yang dianggap tidak bertindak atas serangan rezim Suriah terbaru, di desa Kansafra di pedesaan selatan provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak Suriah pada 22 Juli, 2021. 

Dua Tentara Turki Tewas dan Dua Lainnya Terluka dalam Serangan Kendaraan Lapis Baja di Suriah Utara

BANGKAPOS.COM -- Dua tentara Turki dikabarkan tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan terhadap kendaraan lapis baja di Suriah Utara, pada Sabtu (24/7/2021).

Hal itu dikabarkan langsung oleh Kementerian Pertahanan Turki

Adapun pihak kementerian mengatakan pasukan Turki segera melancarkan tembakan balasan.

"Serangan balasan kami terhadap posisi teroris terus berlanjut," terang pernyataan yang dibagikan di Twitter.

Melansir Al Jazeera, dikatakan serangan itu terjadi di wilayah di mana Turki meluncurkan operasi "Perisai Efrat" lintas perbatasan pada 2016 untuk mengusir pejuang ISIS (ISIL) dan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG).

Laporan media mengatakan serangan itu terjadi di daerah al-Bab.

Baca juga: Selebgram Herlin Kenza Jadi Tersangka, Begini Nasib Pemilik Toko yang Picu Kerumunan di Lhokseumawe

Baca juga: Kabar Vieranni, Model Cantik yang Mahar Nikah 1,7 M, Begini Potret Bidadari One Pride di Kamar Tidur

Baca juga: Taliban Sebut Tak Mau Monopoli Kekuasaan di Afghanistan, Tapi Ingin Ashraf Ghani Disingkirkan

Pengobatan Rumahan, ini Cara Mengembalikan Indra Penciuman Pasca Sembuh dari Covid-19, Pakai Jahe

Ankara menganggap YPG, yang membentuk tulang punggung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi, sebuah kelompok "teroris" yang terkait dengan kelompok separatis Kurdi, Partai Pekerja Kurdistan (PKK), di dalam Turki.

Seorang tentara Turki berjaga di belakang gerbang di jalan menuju pos militer selama demonstrasi menentang Turki yang dianggap tidak bertindak atas serangan rezim Suriah terbaru, di desa Kansafra di pedesaan selatan provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak Suriah pada 22 Juli, 2021.
Seorang tentara Turki berjaga di belakang gerbang di jalan menuju pos militer selama demonstrasi menentang Turki yang dianggap tidak bertindak atas serangan rezim Suriah terbaru, di desa Kansafra di pedesaan selatan provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak Suriah pada 22 Juli, 2021. (OMAR HAJ KADOUR / AFP)

Untuk diketahui, Amerika Serikat dan Uni Eropa menetapkan PKK sebagai "kelompok teroris".

Resul Serdar, responden Al Jazeera, melaporkan dari Istanbul, mengatakan pasukan Turki telah "membalas (melawan) posisi YPG" dari pos militer di daerah tersebut.

"Tampaknya serangan ini akan berlanjut sepanjang malam," kata Serdar.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved