Breaking News:

Virus Corona

Inilah Aturan Beribadah Selama PPKM Darurat Level IV, Menteri Agama Yaqut Cholil Ungkap Alasannya

Inilah Aturan Beribadah Selama PPKM Darurat Level IV, Menteri Agama Yaqut Cholil Ungkap Alasannya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Humas Kemenag RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 

BANGKAPOS.COM -- Sejumlah kebijakan diterapkan pemerintah pusat termasuk pengaturan Protokol Kesehatan dan Giat Keagamaan di Wilayah PPKM.

PPKM Darurat level 4 atau PPKM Level IV mulai berlaku merata di seluruh wilayah Indonesia. Tak hanya Jawa dan Bali, ada 21 provinsi yang juga menerapkan PPKM darurat level IV.

Perpanjangan PPKM Darurat Level IV ini akan berlangsung mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Sejumlah kota besar di luar pulau Jawa dan Bali seperti Medan, Palembang, Makassar, Samarinda, Bandar Lampung, Padang dan Batam, jadi kota yang akan menerapkan PPKM Darurat level IV.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran Menag Nomor  20 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan 5M dan Pembatasan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 4 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali, serta Pada Masa Perpanjangan PPKM Mikro.

Edaran ini ditandatangani Menag pada tanggal 23 Juli 2021.

“Edaran ini terbit sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 yang saat ini mengalami peningkatan dengan munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan menular, serta untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melaksanakan kegiatan peribadatan/keagamaan,” ujar Menag, di Jakarta, Sabtu (24/07/2021).

Edaran tersebut ditujukan Menag kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pusat, Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah/Satuan Pendidikan Keagamaan, Kepala KUA Kecamatan, Penghulu dan Penyuluh Agama, Aparatur Sipil Negara Kemenag, Pimpinan Ormas Keagamaan, Pengurus dan Pengelola Tempat Ibadah, dan Umat Beragama di seluruh Indonesia.

Menag mengharapkan agar edaran ini bisa menjadi panduan para pihak dan umat beragama dalam melaksanakan kegiatan peribadatan/keagamaan di tempat ibadah pada masa PPKM Level 3 dan Level 4 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali serta PPKM Mikro.

“Edaran terbit sebagai ikhtiar lanjutan dalam sosialisasi protokol kesehatan 5M secara lebih ketat dan pengaturan kegiatan peribadatan/keagamaan di tempat ibadah yang berada di wilayah PPKM Level 3 dan 4, serta PPKM Mikro,” ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved