Partai Solidaritas Indonesia Bangka Belitung Soroti Serapan Dana Covid 19
Ketua DPW PSI Babel Dr Mika Oiku Sianipar SpOG menyoroti keterlambatan kepala daerah mengeksekusi dana covid 19.
Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegur keras 19 provinsi soal penanganan Covid-19, terutama soal penggunaan dana covid 19 dimana daerah ini belum bisa memaksimalkan realisasi dana penanganan Covid-19 dan pencairan insentif bagi tenaga kesehatan di wilayahnya.
Ketua DPW PSI Babel Dr Mika Oiku Sianipar SpOG menyoroti keterlambatan kepala daerah mengeksekusi dana covid 19.
”Ini sangat mengherankan menurut saya,kenapa? Disaat dibutuhkan dan sudah ada dananya justru kepala daerah tidak cepat bertindak, ini kan bisa menjadi terhambat program-program ke masyarakat juga.
Kenapa harus takut karena sudah ada aturannya dan sudah diintruksikan, begitu juga tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan juga harus cepat disuport," ujar Dr Mika.
Mika menambahkan Bangka Belitung termasuk beberapa daerah yang belanja untuk penanganan Covid-19 dan realisasi untuk insentif tenaga kesehatan masih belum berubah artinya tidak digunakan maksimal.
"Ini sangat disesalkan karena kalau kita lihat masyarakat dan tenaga kesehatan sangat membutuhkan. Masyarakat yang isoman saja kurang diberikan vitamin-vitamin seperti di Bangka Barat, bagaimana mereka cepat pulihnya," imbuh Mika.
Menurut Mika seharusnya Gubernur memaksimalkan dana tersebut karena sudah ada aturan dari menteri keuangan.
Lebih lanjut Mika mengharapkan Gubernur bisa memaksimalkan penggunaan dana covid.
"Anggota DPRD pun harus lebih pro aktif mengontrol dan mengawasi realisasi penggunaan dana covid 19," harap Mika. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210725-bangka-belitung-soroti-serapan-dana-covid-19.jpg)