Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Aktivitas Tatap Muka Tingkat SLTA di Bangka Selatan Ditunda  

Sempat melaksankan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) terhadap peserta didik baru tingkat SLTA secara langsung, Dinas Pendidikan Provinsi Kepul

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Pengawas Pendidikan SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Bagus Supriyanto saat memastikan para siswa menerapkan protokol kesehatan di SMA Negeri 1 Toboali beberapa waktu lalu (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sempat melaksankan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) terhadap peserta didik baru tingkat SLTA secara langsung, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali alihkan pembelajaran secara dalam jaringan (daring).

Pemberlakuan pembelajaran secara daring ini ditetapkan setelah keluarnya arahan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas.

Kepala Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hery Haryono menyebutkan pengalihan pembelajaran dari tatap muka terbatas ke dalam jaringan (daring) dilakukan sesuai dengan edaran yang telah ditetapkan yaitu Surat Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 420/1060/I/DINDIK Perihal Penundaan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka.

"Mulai hari ini, Senin (26/7/2021) aktivitas pembelajaran dialihkan ke online atau daring sesuai dengan edaran yang ditetapkan," ujar Hery saat diwawancarai.

Ia turut mengakui, penundaan pelaksanaan tatap muka dalam pembelajaran di sekolah tingkat SLTA dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini masih mengkhawatirkan.

Hery berharap agar setiap sekolah di Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menyesuaikan diri sehingga kegiatan pembelajaran dapat tetap berlangsung dengan lancar.

"Sudah dikomunikasikan kepada setiap kepala-kepala sekolah dan tenaga pengajar sehingga dapat disesuaikan dan menyesuaikan diri," ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Toboali, Aspandi menyebutkan pihaknya telah menerima informasi surat edaran pelaksanaan pembelajaran secara daring ini.

Ia juga mengakui telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengak para pengajar di SMA Negeri 1 Toboali untuk melakukan penyesuaian terhadap mata pelajaran yang akan diterapkan.

"Semoga aktivitas pembelajaran tetap dapat kita maksimalkan meskipun menggunakan sistem daring seperti halnya yang telah kita lakukan sebelum-sebelumnya," katanya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved