Breaking News:

Berita Sungailiat

Tingkatkan Skill Memandu Wisatawan, Dinas Pariwisata Bangka Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Bangka gelar pelatihan pemandu wisatawan khusus wisata buatan (ecopark)

Penulis: Magang2 | Editor: khamelia
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Pelatihan Pemandu Wisata Buatan Di Hotel Tanjung Pesona. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Bangka gelar pelatihan pemandu wisatawan khusus wisata buatan (ecopark) yang ada di kabupaten Bangka.

Sebanyak 40 pemandu wisatawan untuk wisata buatan (ecopark) yang tersebar di wilayah kabupaten Bangka hari ini berkumpul bersama dalam rangka mengikuti pelatihan pemandu wisata buatan (ecopark) di Hotel Tanjung Pesona, Senin (2021/7/2021).

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 26 Juli - 28 Juli 2021 diinapkan di Hotel Tanjung Pesona.

Adapun inti dari kegiatan tersebut sebagian besar adalah pemberian materi yang akan disampaikan oleh akademisi dari UBB, himpunan pemandu wisata Bangka Belitung, pihak pengelola usaha perhotelan dan masih banyak lagi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Bangka, Arman Agus mengatakan bahwa semua peserta dan penitia yang mengurus kegiatan tersebut telah menjalani proses Swab Antigen terlebih dahulu.

"Alhamdulillah semuanya negatif, sehingga kegiatan ini InsyaAllah aman," tutur Arman.

Arman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas, pengelolaan dan pengembangan wisata di kabupaten Bangka.

"Hari ini kegiatannya khusus untuk pemandu wisata buatan, nanti kedepannya kita akan adakan juga pelatihan terkait pengelolaan toilet di tempat wisata," ucapnya.

Ia berharap kedepannya, wisata-wisata yang ada di kabupaten Bangka, khususnya wisata buatan (ecopark) dapat menjangkau khalayak ramai sehingga menjadi spot wisata baru bagi masyarakat.

Bupati Bangka, Mulkan yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut menuturkan bahwa saat ini pariwisata merupakan salah satu sektor yang mengalami dampak paling parah di masa pandemi.

Oleh karena itu, ia mengingkan para pemandu wisata mampu memberikan pelayanan yang baik kepada para wisatawan.

Apalagi saat ini, pemkab Bangka perlahan bertransformasi dari sektor pertambangan menjadi sektor pariwisata.

"Pemerintah harus berpikir kedepan, sehingga kita mempersiapkan segala sesuatunya dalam jangka panjang, termasuk di sektor pariwisata melalui pelatihan pemandu wisata ini," jelas Mulkan.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved